PENGARUH PEMAKAIAN BAHAN ANTI-WASHOUT SUPERPLASTISIZER (Sikakrete W, Sikament NN) TERHADAP KEKUATAN TEKAN BETON YANG DICOR DALAM AIR

  • Lilis Zulaicha

Abstract

Beton yang digunakan sebagai struktur dalam konstruksi teknik sipil, dapat dimanfaatkan untuk bangunan pondasi, kolom, plat lantai. Dalam teknik sipil hidro, beton digunakan untuk bangunan air seperti bendung, bendungan , saluran, drainase perkotaan dan pengecoran dalam air seperti pembuatan dermaga, yang dibatasi oleh kemampuan daya tekan beton
(in a state of compression) seperti yang tercantum dalam perencanaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
penggunaan bahan tambahan Sikacrete W dan Sikament-NN  dalam adukan beton yang dicor dalam air terhadap kuat tekan beton.
Bahan yang dipakai dalam penelitian ini adalah bahan penyusun beton pada umumnya dengan  bahan tambah Sikacrete
W dan Sikament-NN. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan dengan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Benda uji berjumlah 36 buah dengan masing-masing variasi terdiri dari 3 buah benda uji. Tiap
variasi dibedakan oleh konsentrasi Sikacrete W  yaitu 0%, 5%, dan 10%, dan pemakaian Sikament-NN dengan prosentase 1,5
%.  pada umur 7, 14, 21 dan 28 hari. Pengecoran yang dilakukan dibawah air tawar dengan menggunakan pendekatan metode tremier.
Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kuat tekan rata-rata (umur 7 hari) 0% = 7,080 MPa, 5% = 12,847 MPa, 10% =
7,941 MPa, (umur 14 hari) 0% = 7,450 MPa, 10% = 8,256 MPa, (umur 21 hari) 0% = 8,621 MPa, 5% = 14,051MPa, 10% =
9,231 MPa, (umur 28 hari) 0% = 9,966 MPa, 5% = 15,347 MPa, 10% = 10,034 MPa. Kata Kunci : beton, sikacrete W dan sikament NN, kuat tekan

Published
2015-10-12
How to Cite
Zulaicha, L. (2015) “PENGARUH PEMAKAIAN BAHAN ANTI-WASHOUT SUPERPLASTISIZER (Sikakrete W, Sikament NN) TERHADAP KEKUATAN TEKAN BETON YANG DICOR DALAM AIR”, ReTII, 00. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/140 (Accessed: 25June2024).