Kajian Teknis Sistem Penyaliran pada Tambang Batubara PIT 1 Utara Banko Barat PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Tanjung Enim Sumatera Selatan

  • Subi akto UPN "Veteran" Yogyakarta
  • Peter Eka Rosadi UPN "Veteran" Yogyakarta
  • Har tono UPN "Veteran" Yogyakarta

Abstract

Operasi Penambangan pada Pit 1 Utara PT. Bukit Asam (Persero) Tbk dilakukan dengan sistem tambang terbuka dengan metode Strip Mine. Salah satu kegiatan pendukung dalam kegiatan penambangan adalah penyaliran untuk mencegah masuknya air (Mine Drainage) atau mengeluarkan air yang telah menggenangi daerah penambangan (Mine Dewatering). Air tambang yang tidak ditanggulangi dengan baik dapat mengganggu operasi penambangan. Kemajuan tambang menyebabkan sistem penyaliran tambang ikut berubah, sehingga perlu adanya kajian terhadap sistem penyaliran tambang. Analisis data curah hujan di lokasi penelitian pada tahun 2011 – 2015 dengan menggunakan distribusi Gumbell, diperoleh curah hujan rencana adalah 149,11 mm/hari, intensitas curah hujan sebesar 27,09 mm/jam dengan periode ulang hujan 5 tahun dan resiko hidrologi sebesar 89,3%. Daerah tangkapan hujan pada lokasi penelitian dibagi menjadi 2 daerah tangkapan hujan, yaitu DTH I = 101 Ha, dan DTH II = 12 Ha. Debit air yang masuk ke tambang adalah 7,39 m3/detik. Dimensi saluran terbuka yang digunakan berbentuk trapesium dengan dimensi lebar permukaan 6,05 m, lebar dasar 3,41 m, kedalaman saluran 2,36 m, dan panjang dinding saluran 2,38 m. Air yang terakumulasi pada sump dipompakan keluar menuju saluran terbuka dengan menggunakan 3 unit pompa Sulzer WPP53-200 dengan total debit sebesar 1050 m3/jam. Pipa yang digunakan yaitu pipa polyethylene dengan diameter 8 dan 10 inchi. Kolam Pengendapan yang dibuat berbentuk persegi panjang dengan panjang 119 m, lebar 27 m, dan kedalaman 4 m.

 

Kata Kunci: curah hujan, daerah tangkapan hujan, saluran terbuka, kolam pengendapan.

References

Bambang Triatmodjo, 2009, Hidrogeologi Terapan, Beta Ofsett, Yogyakarta.

Cassidy, S., 1973, Elements of Practical Coal Mining, Society of Mining Engineers, New York, hal. 174-176.

Chay Asdak, 2004, Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Chow, Ven Te, 1985, Hidrolika Saluran Terbuka (Bahasa Indonesia), Erlangga, Jakarta, Indonesia.

Currie, John M., 1973, Unit Operations in Mineral Processing, Department of Chemical and Metalurgical Technology, British Columbia.

I Made Kamiana, Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Partanto Prodjosumarto, 1994, Rancangan Kolam Pengendapan Sebagai Perlengkapan Sistem Penirisan Tambang, Bandung.

Rudy S. Gautama, 1999, Sistem Penyaliran Tambang, Institut Teknologi Bandung.

Satuan Kerja Eksplorasi Rinci. 2014. Dokumen Laporan Eksplorasi PT BA,Tbk. PT. Bukit Asam (Persero), Tbk. Tanjung Enim.

Satuan Kerja Analisis Batubara. 2014. Dokumen Laporan Batubara PT BA,Tbk. PT. Bukit Asam (Persero), Tbk. Tanjung Enim.

Sularso, 2006, Pompa dan Kompresor, PT Pradnya Paramita, Jakarta.

Sunarijanto, dkk. 2008. Batubara, Panduan Bisnis PT BA,Tbk. PT Bukit Asam (Persero), Tbk. Jakarta

Suripin, 2004, Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan, Andi Offset, Demangan Baru, Yogyakarta.

Published
2017-03-16
How to Cite
akto, S., Rosadi, P. E. and tono, H. (2017) “Kajian Teknis Sistem Penyaliran pada Tambang Batubara PIT 1 Utara Banko Barat PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Tanjung Enim Sumatera Selatan”, ReTII, 00. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/508 (Accessed: 25July2024).