Analisis Kemantapan Lereng Kuari Batugamping di Tuban II PT. United Tractors Semen Gresik Tuban Jawa Timur

  • Riza Novrinda UPN "Veteran" Yogyakarta
  • Irfan Saputra UPN "Veteran" Yogyakarta

Abstract

PT. United Tractors Semen Gresik (UTSG) didalam melakukan kegiatan penambangan menggunakan sistem tambang terbuka dengan pola penambangan berjenjang. Penelitian dialkukan pada lereng Blok Z14-BB14 yang terdiri dari 7 jenjang dengan ketinggian lereng masing-masing 6 meter dan kemiringan sudut antara 600- 800. Penelitian dilakukan mencakup analisis kemantapan lereng terhadap lereng di Blok Z14-BB14 dan parameter kekuatan batuan melalui uji laboratorium. Parameter kekuatan batuan antara lain : bobot isi jenuh (γs), bobot isi kering (γo), bobot isi asli (γn), kuat tekan uniaksial (σc), kohesi (C), sudut geser dalam (φ), modulus elastisitas (E) dan poisson’s ratio (υ). Sedangkan tujuan analisis kemantapan lereng adalah untuk memperkirakan longsoran yang potensial. Analisis dilakukan dengan program DIPS ver.5.0 dan program Phase2 dengan Metode Elemen Hingga (FEM). Analisis kemantapan lereng terlebih dahulu dilakukan analisis kinematika sebagai analisis pendahuluan, data yang diperlukan untuk analisis adalah kedududukan umum lereng (dip/dipdirection), bidang diskontinu (dip/dipdirection) dan sudut geser dalam. Dari analisis kinematika diperoleh lereng berpotensial mengalami longsoran bidang dan analisis selanjutnya digunakan Metode Elemen Hingga dengan program Phase2 untuk menghitung faktor keamanannya (FK). Kriteria keruntuhan yang digunakan untuk menentukan FK pada analisis ini adalah kriteria Mohr-Coloumb. Tolak ukur kemantapan lereng adalah faktor keamanan (FK) dimana FK > 1,35 dianggap mantap elemennya, 1 < FK < 1,35 elemen kritis dan FK < 1,0 elemen dalam keadaan hancur. Dari program Phase2 didapatkan nilai FK dari keseluruhan elemen baik kondisi jenuh, kering dan asli maupun dengan distribusi kekar adalah > 1,35. Sehingga kondisi lereng masih aman dengan FK terkecil 1,5046 pada koordinat x = 62,829;y = 17,731. Dari analisis juga diperoleh bahwa semakin banyak kandungan air dalam massa batuan maka akan mengurangi kekuatan geser batuan (tegangan normal) sehingga FK yang diperoleh semakin kecil pula. Meskipun dalam analisis besarnya FK yang diperoleh memberikan harga yang aman, tetapi lereng-lereng tersebut dapat juga mengalami longsoran bidang sesuai dengan hasil analisis kinematika. Oleh karena itu perlu dilakukan pemantauan lebih lanjut pergerakan massa batuan.

Kata Kunci: Stabilitas Lereng, Finite Element Method.

References

Gian Paolo Giani (1992), Rock Slope Stability Analysis, Tehnical University Of Turin, A.A. Balkema, Roterdam, 1–6.

Hoek, Evert, Bray J (1981), Rock Slope Engineering, Third Edition, Institute Of Mining and Metallurgy, London, 22–203.

Koesnaryo,S (2001), Mekanika Batuan Untuk Rekayasa Pertambangan, Jurusan Teknik Pertambangan, UPN ”Veteran” Jogjakarta, Jogjakarta, 6–44.

Made Astawa Rai, (1999), Diklat Perencanaan Tambang Batubara Dengan Tambang Terbuka Secara terintegrasi (Design Integrated Open Pit Coal Mining) Balikpapan, Kalimantan Timur, Tim Dana Pengembangan Dan Keterampilan Sub Sektor Pertambangan Umum, Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat-ITB, Jurusan Teknik Pertambangan FTM-ITB, Bandung, I-2–I-5.

Moh. Bambang Sugeng, (1994) Diklat Pemantapan Lereng Angkatan I, Sangatta Kalimantan Timur, Metoda Analisis Beban Dinamik, Tim Pengelola IWPL, Pertambangan Umum, Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat-ITB, Jurusan Teknik Pertambangan FTM-ITB, Bandung, 2-4.

Rahmad dkk (1991), Eksplorasi Tambahan Bahan Mentah Semen Di Daerah Temandang Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Propinsi Jawa Timur, Buku I, Kerjasama PT. Semen Gresik (Persero) dengan Direktorat Sumber Daya Mineral Bandung, Bandung, 5-45.

Rockscience Inc. (2001), Aplication of the Finite Element Method to Slope Stability, Toronto, 1-5.

S.L. Crouch, A.M. Starfield (1983), Boundary Element Methods In Solid Mechanics, Department Of Civil And Mineral Engineering, University Of Minnesota, Minneapolis, Minnesota USA, 8-24.

William Weaver, JR, Paul R. Johnston (1993), Elemen Hingga Untuk Analisis Struktur, PT. Eresco Bandung, Bandung, 1-74.

Published
2017-03-16
How to Cite
Novrinda, R. and Saputra, I. (2017) “Analisis Kemantapan Lereng Kuari Batugamping di Tuban II PT. United Tractors Semen Gresik Tuban Jawa Timur”, ReTII, 00. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/509 (Accessed: 19July2024).