Analisis Tekanan Bawah Permukaan untuk Rekomendasi Pemboran Sumur Pengembangan Migas di Lapangan “BR” Cekungan Jawa Timur Utara

  • Dicko Rizky Febriansanu Teknik Geologi UGM

Abstract

Aplikasi analisis tekanan bawah permukaan dilakukan untuk mendeteksi abnormal pressure dan permasalahan pada sumur yang akan dilakukan pemboran berdasarkan data sumur sebelumnya, seperti sumur eksplorasi. Pada operasi pemboran yang dilakukan pada Lapangan “BR” selama ini telah ditemukan berbagai masalah pemboran yang dapat mengakibatkan tingginya Non Productive Time (NPT). Salah satu masalah pemboran yang sering terjadi adalah ketidakstabilan lubang bor. Masalah tersebut dapat dihindari dengan melakukan analisis tekanan bawah permukaan sehingga dapat dicapai pemboran dengan NPT seminimal mungkin dan pada akhirnya dapat mengoptimalkan eksploitasi cadangan hidrokarbon. Terdapat beberapa persamaan yang telah dicoba oleh penulis untuk menganalisis tekanan bawah permukaan pada Lapangan “BR”, yaitu Persamaan Eaton. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi problem pemboran yang terjadi pada lapangan “BR” yang diakibatkan oleh tekanan abnormal, khususnya abnormal pressure maupun permasalahan pemboran lainnya. Penggunaan analisis geomekanika secara sumuran dan analisis X-ray diffraction (XRD) diharapkan dapat memprediksi tekanan bawah permukaan pada area yang akan dilakukan pemboran selanjutnya atau pada sumur – sumur pengembangan. Berdasarkan analisis tekanan bawah permukaan sumur BR-1, nilai pore pressure berkisar antara 7,05 - 12,8 ppg dan nilai fracture gradient berkisar antara 10,3 - 15,9 ppg. Di sumur BR-2, nilai pore pressure berkisar antara 5,8 sampai 12,5 ppg. Sedangkan fracture gradient berkisar antara 12,2 - 16,4 ppg. Setelah mengetahui nilai pore pressure dan fracture gradient, nilai tersebut dapat digunakan untuk memprediksi tekanan, desain berat lumpur dan mencegah masalah ketidakstabilan sumur bor yang dapat terjadi pada aktivitas pengeboran pada sumur pengembangan.

Kata kunci : geomekanika, ketidakstabilan lubang bor, tekanan pori, tekanan rekah.

References

Andhini, E., 2015, Evaluasi Penggunaan Mud Weight Pada Sumur “DRW-1” Dengan Pendekatan Safe Mud Window Menggunakan Drillwork Software (Skripsi tidak diterbitkan).

Program Studi Teknik Perminyakan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Fjaer, E., Holt, R.M., Horsrud, P., Raaen, A.M., and Risnes, R., 1992, Petroleum Related Rock Mechanics : Elsevier Science Publishers B.V.

Gilang, R, 2013, Peran Studi Geomechanics Dalam Menjaga Kestabilan Lubang Bor (Skripsi tidak diterbitkan). Program Studi Teknik Perminyakan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Pertamina, 2013, Studi Shale dan Organic Salt Mud Ramah Lingkungan Di Lapangan Sukowati, Laporan Internal JOB Pertamina – Petrochina East Java, Jakarta (Tidak Diterbitkan).

Prassl, W,. 2003, Drilling Engineering, Curtin University of Technology, p. 289 – 297.

Ramdhan, A.M., F. Hakim, L.M. Hutasoit, N.R. Goulty, W.Sadirsan, M. Arifin et al., 2013, Importance of Understanding Geology in Overpressure Prediction: The

Example of The East Java Basin. Proc. 37th Ann. Conv. Indon. Petroleum Assoc. (IPA), Jakarta, IPA13-G-152, p. 1-13.

___________, 1996. Formation Pressure Evaluation. Baker Hughes INTEQ.

Published
2018-03-21
How to Cite
Febriansanu, D. R. (2018) “Analisis Tekanan Bawah Permukaan untuk Rekomendasi Pemboran Sumur Pengembangan Migas di Lapangan ‘BR’ Cekungan Jawa Timur Utara”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/710 (Accessed: 13June2024).