Perumusan Indikator Livable City Kota Sedang di Kota Magelang

  • Hillary Kristarani Magister Perencanaan Kota dan Wilayah UGM

Abstract

Kota merupakan pusat kegiatan, pelayanan, dan pemerintahan. Jumlah penduduk di perkotaan yang terus meningkat serta tingkat urbanisasi yang tinggi di perkotaan menyebabkan berbagai masalah perkotaan. Masalah yang menciptakan ketidaknyamanan ini perlu ditanggulangi oleh konsep livable city dimana suatu kota perlu memiliki kelayakan untuk ditinggali oleh penduduknya. Terdapat berbagai indikator livable city di lingkup dunia maupun kota-kota besar dan metropolitan di Indonesia. Namun belum ada perumusan indikator livable city untuk kota sedang seperti Kota Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan indikator livable city di Kota Magelang sebagai kota sedang. Penelitian ini menggunakan proses berfikir induktif kualitatif karena perumusan indikator yang baru untuk suatu kota membutuhkan wawasan baru dari berbagai pihak. Metode yang digunakan  dalam perumusan indikator adalah delphy’s method yang didasarkan pada komunikasi yang terstruktur oleh pakar/ahli. Hasil penelitian melalui delphy’s method merumuskan 31 indikator dengan 7 kelompok indikator, yang mana 19 bersifat general dan 12 bersifat spesifik. Indikator general secara umum dapat digunakan di kota lain, sementara indikator spesifik sesuai dengan karakteristik Kota Magelang sebagai kota sedang.

Kata Kunci: indikator, kota sedang, Kota Magelang, livable city.

References

Anonymous. (2013). World’s Major Cities: the Global Liveable Cities Index (GLCI). Singapore: World Scientific.

Budiharjo, Eko, Djoko Sujarto. (2009). Kota Berkelanjutan. Bandung: PT. Alumni.

Chamberlain, Geoff. (2012). Towards The World’s Most Liveable City : The Creation of Auckland Libraries. Aplis, 25 (4), 149-155.

Chiang, Chia-Ling & Liang Jeng-Jong. (2013). An Evaluation Approach for Livable Urban Environments. Environment Sci Pollution Res, 20:5229-5242, DOI: 10.1007/s11356-013-1511-6

Cuhls, Kerstin, Blind, Knut und Grupp, Hariolf. (2002). Innovations for Our Future Delphi ’98: New Foresight on Science and Technology. Physica Heidelberg: Technology, Innovation and Policy, Series of the Fraunhofer Institute for System and Innovation Research.

EIU. (2014). Global Liveability Survey. London: Economist Intellegence Unit. London.

Huan, Chan. (2011). Making a City Liveable. Penang: Socio-Economic & Environmental Research Institute.

Hsu, C. & Sandford, B. (2007). The Delphi Technique: Making Sense of Consensus. Practical Assesment, Research & Evaluation.12 (10):1-8.

IAP. (2009). Indonesia Most Livable City Index 2009. Jakarta: Ikatan Ahli Perencana Indonesia.

IAP. (2011). Indonesia Most Livable City Index 2011. Jakarta: Ikatan Ahli Perencana Indonesia.

IAP. (2014). Indonesia Most Livable City Index 2014. Jakarta: Ikatan Ahli Perencana Indonesia.

Lowe, M.; Whitzman C.; Badland H.; Davern M.; Aye L.; Hes D.; Butterworth, I. & Giles-Corti, B. (2015). Planning Healthy, Liveable, and Sustainable Cities: How Can Indicators Inform Policy? Urban Policy and Research, (33) 2: 131-144. DOI: 10.1080/08111146.2014.1002606.

Mercer. (2012). Quality of Living Worldwide City Rankings-Mercer Survey. London: Mercer LLC.

Monocle. (2013). Monocle’s 2013 Ranking of the Most Liveable Cities in the World. London: Monocle Magazine.

Strauss, A. & Corbin, J. (2007). Dasar-dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Wheeler, Stephen M. (2004). Planning For Sustainability, Creating Livable, Equitable, And Ecological Communities. New York: Routledge.

Zuidema, C. & Roo, D. (2009). Towards Liveable Cities: Progress in the European Union Urban Environmental Agenda. European Planning Studies, 17 (9), 1405-1419, DOI: 10.1080/09654310903053554.

Peraturan Menteri Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional

Published
2018-03-21
How to Cite
Kristarani, H. (2018) “Perumusan Indikator Livable City Kota Sedang di Kota Magelang”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/725 (Accessed: 22June2024).