PENGARUH HEAT INPUT TERHADAP KOROSI DAN KEKERASAN SAMBUNGAN TIG PADA STAINLESS STEEL 304

PENELITIAN PENGELASAN

  • Ahmad Sodiqin ITNY
  • Wartono ITNY
  • Mustakim ITNY

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh heat input terhadap korosi dan kekerasan sambungan TIG pada stainless steel 304. Serta mengetahui sifat mekanik dan struktur mikro suatu material setelah dilakukannya pengelasan. Proses pengelasan TIG yang dilakukan dengan variasi heat input 3,51 kJ/mm, 3,73 kJ/mm dan 3,95 kJ/mm. Elektroda tungsten yang digunakan dalam metode pengelasan ini adalah EWTH-2 dan kawat tambah yang digunakan yaitu dengan kode ER 308. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 40o. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian korosi dan kekerasan. Hasil uji laju korosi tertinggi pada sambungan las yaitu pada variasi heat input 3,73 kJ/mm sebesar 6405 mils/year dan HAZ sebesar 6111 mils/year. Sedangkan untuk nilai kekerasan pada sambungan las tertinggi pada variasi heat input 3,51 kJ/mm sebesar 164,3 kgf/mm2 dan raw sebesar 155,7 kgf/mm2. Pengujian struktur mikro pada daerah las menunjukkan bahwa variasi heat input 3,95 kJ/mm, austenit tampak lebih halus. Sedangkan perbedaan struktur pada daerah HAZ menunjukkan bahwa pada variasi heat input 3,95 kJ/mm tampak fasa ferit yang merata. Dikarenakan pada arus yang digunakan pengelasan tersebut tidak cukup besar untuk mencairkan sebagian material pada daerah kampuh dan juga bahan tambah.

 

Kata Kunci : TIG, Stainless Steel 304, korosi, kekerasan

Published
2020-09-01
Section
Articles