PENGARUH TEMPERATUR PREHEAT TERHADAP SIFAT MEKANIS LAS SMAW PADA BAJA KARBON

  • Dadang Yudhistira Akbar Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS)
  • Wartono
  • Dandung Rudy Hartana

Abstract

Pengelasan adalah proses penyambungan logam dengan menggunakan energi panas yang tinggi. Sehingga berakibat terjadi perubahan sifat mekanis. Salah satu cara untuk meminimalkan perubahan tersebut dengan melakukan perlakuan tehadap logam sebelum di las. Salah satunya dengan preheat.

Dalam  penelitian ini akan penulis membandingkan sifat mekanis dari material hasil pengelasan SMAW (shield metal arc welding) yang dilakukan preheat dan non preheat pada baja karbon rendah. Dimana variasi suhu preheat yang digunakan 200˚C, 300˚C, 400˚C. Sedangkan untuk mengetahui sifat mekanis maka dilakukan pengujian kekerasan, struktur mikro, dan tarik. Setelah dilakukan uji komposisi maka diperoleh hasil kadar karbon yaitu 0,1659% pada raw material dan 0,1311% pada daerah las, yang menunjukkan bahwa kedua daerah tersebut termasuk klasifikasi baja karbon rendah .

Hasil uji kekerasan menunjukkan nilai kekerasan tertinggi pada spesimen non preheat di daerah logam las yaitu sebesar 167,9 . Sedangkan nilai kekerasan terendah pada spesimen preheat temperatur 400˚C di daerah HAZ dengan nilai 104,8 . Hasil Uji tarik menunjukkan nilai tarik tertinggi pada spesimen preheat temperatur 200˚C dengan nilai 365,07 MPa. Sedangkan nilai tarik terendah pada spesimen non preheat dengan nilai 331,42 MPa.Sehingga disimpulkan bahwa dengan pemberian preheat sebelum pengelasan akan meningkatkan sifat mekanis baja karbon rendah setelah dilakukan pengelasan. Dari variabel yang diteliti spesimen dengan preheat 200˚C secara umum memiliki sifat mekanis terbaik.

Kata-kata kunci : SMAW, sifat mekanis, preheat, non preheat, baja karbon

Published
2020-09-01
Section
Articles