PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH SEKAM PADI DAN SERBUK GYPSUM SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BETON

  • halki andi mattara ITNY
  • Lilis zulaicha
  • Ismanto ITNY

Abstract

Beton merupakan bahan utama dalam bidang konstruksi yang dimana memiliki beberapa campuran yaitu agregat dan semen, dengan mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini maka diperlukan peningkatan kualitas konstruksi seperti kuat tekan dan kuat tarik beton, ada banyak cara dan salah satunya adalah dengan menambahkan bahan tambah dan mensubstitusikan bahan tersebut dengan beton.

 

Limbah sekam padi merupakan hasil dari penggilingan padi yang berbentuk kulit, bersisik, berbentuk pipi dan tidak dapat digunakan. Dalam penelitian ini limbah sekam padi ini digunakan sebagai bahan tambah, dengan bentuk limbah sekam padi mengakibatkan tidak melekatnya agregat lain dan mengakibatkan sekam padi menyusut  pada saat beton belum mengeras. Serbuk Gypsum merupakan substitusi semen yang digunakan dalam penelitian ini dengan tujuan meningkatkan kuat tekan dan tarik pada beton.

 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa campuran beton dengan menggunakan bahan tambah limbah sekam padi dan serbuk Gypsum sebagai substitusi semen ini memenuhi kuat tekan rencana yang disyaratkan f’c= 20MPa, akan tetapi tidak memenuhi kuat tekan rata-rata yang direncakan f’cr= 27MPa.

 

Kata Kunci : Limbah Sekam Padi, Serbuk Gypsum, Substitusi, Kuat Tekan Beton

 

Published
2021-02-08