ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DAN SIMPANG DEMANGAN AKIBAT OPERASIONAL KAWASAN LIPPO PLAZA KONDISI COVID-19

STUDI KASUS RUAS JALAN LAKSDA ADISUCIPTO DAN SIMPANG 3 BERSINYAL DEMANGAN

  • Randi Kusnadi Randi Kusnadi ITNY
  • Ircham ITNY
  • Veronica Diana Anis A ITNY

Abstract

Abstrak

Lokasi yang paling sering terjadi kecelakan, kemacetan, tundaan kendaraan biasanya terjadi di persimpangan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilakukan pengamatan terhadap kinerja ruas jalan dan simpang tiga bersinyal akibat Operasional Pusat Perbelanjaan Kawasan Lippo Plaza Yogyakarta kondis Covid-19.

Penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997 yaitu melakukan survei langsung ke lokasi dan ke instansi terkait untuk mendapatkan beberapa data yang dibutuhkan.

Hasil analisis penelitian pada ruas jalan dan simpang bersinyal Laksda Adisucipto menunjukan bahwa jam puncak tertinggi terjadi pada hari Jum’at, tanggal 04 juni 2021 pada pukul 16.00-17.00 WIB. Pada lengan Timur. Dengan nilai kapasitas (C) sebesar 1374 smp/jam, derajat Kejenuhan (DS) sebesar 0,94, tundaan sebesar 58,72 det/smp, nilai perilaku lalu lintas menunjukan bahwa derajat kejenuhan simpang telah melebihi dari nilai yang ditetapkan secara empiris dalam MKJI 1997, yaitu sebesar 0,85, dan untuk ruas jalan volume tertinggi sebesar 3263 smp/jam, kecepatan arus bebas sebesar 29,33 km/jam, derajat kejenuhan sebesar 0,58, kelas hambatan samping tinggi. Nilai perilaku lalu lintas menunjukan bahwa derajat kejenuhan ruas jalan tidak jenuh karena masih berada dibawah nilai yang ditetapkan oleh MKJI,1997 yaitu 0,80.

 

Kata kunci : Kapasitas, derajat kejenuhan, kecepatan arus bebas, hambatan samping, dan tundaan.

Published
2022-02-25