Potensi Longsor pada Daerah Tepian Langsat, Kecamatan Bangalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur

tidak ada

Penulis

  • SITI NUR'AINI 085228906160
  • Partama Misdiyanta Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Hurien Helmi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Yulio Bernaldino Moong Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Wahyu Angga Purnama Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.33579/krvms.v1i2.5883

Kata Kunci:

obrin

Abstrak

Desa Tepian Langsat yang terletak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur adalah salah satu daerah yang rawan terhadap bencana tanah longsor. Perkembangan suatu desa sangat berpengaruh pada perubahan topografi, morfologi yang mengalami perubahan akibat kegiatan industry Perkebunan, perkebuan, pertambangan,  tempat tinggal masyarakat dan wisata alam. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu memecahkan masalah potensi longsor di lokasi pengabdian. Metode pengabdian ini dilakuakn dengan setudi literatur, pemetaan geologi untuk memperoleh data batuan, tanah, kelerengan, tataguna lahan dan zona-zona rawan longsor di wilayah pengabdian. Hasil pemetaan geologi dari pengabdian ini berupa litologi yang ada yaitu batupasir dan batu lempung sebagai bidang gelincir , dengan tata guna lahan berupa Perkebunan kelapa sawit, pertanian, pertambangan dan hutan lindung. Beradasarkan analisa kelerengan di dapat klasisfikasi dari datar – sangat curam dengan nilai 0°-45°. Berdasarkan daerah rawan longsor dibagi menjadi lima kelas yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Melakukan pelatihan terhadap warga desa untuk mengoperasikan Sistem Informasi Geografis.

Referensi

Rizkyah Isnaini, 2019. Analisis Bencana Tanah Longsor di Wilayah Jawa Tengah. Islamic Management and Empowerment Journal. Vol 1. No. 2. [2] Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2012). Rencana Aksi Nasional Pengurangan Risiko Bencana 2010–2012. Jakarta: BNPB. [3] MediaKaltim.com. (2025, 9 Januari). Banjir masuk hari kelima, BPBD Kutim salurkan bantuan logistik untuk warga Desa Tepian Langsat. MediaKaltim.com.J. K. Penulis, “Judul laporan,” Perusahaan, Kota, Negara Bagian, Negara, No. Rep., (opsional: vol./edisi), Tanggal. Diakses: Tanggal. [On line]. Tersedia: situs/file.

Casadei D, Serra G, Tani K. Implementation of a Direct Control Algorithm for Induction Motors Based on Discrete Space Vector Modulation. IEEE Transactions on Power Electronics. 2007; 15(4): 769-777. (in this case Vol.15, Issues 4, and page 769-777)

Widodo, L. E., Setiawan, D., & Astuti, A. P. (2018). Analisis kerentanan longsor menggunakan SIG dan AHP di Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Geografi, 10(2), 75–84. [6] Abdurrahman, A., 2015, Ortorektifikasi Data Synthetic Aperture Radar (SAR) Sentinel-1 Sebagaian Sulawesi Tenggara Menggunakan Sentinel-1 Toolbox (Tugas Akhir). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. [7] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Lembaran Negara RI Tahun 2007 Nomor 66. Jakarta: Sekretariat Negara [8] Soemarwoto, O. (2006). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan. Djambatan. [9] Bapedal (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan). (1993). Pedoman Umum Studi Dampak Lingkungan Hidup. Bapedal. [10] BAPPEDA Kutai Timur. (2014). Laporan Data Demografi dan Lokasi Wilayah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2014. Sangatta: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Timur.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-31