Gentrifikasi dan Akar-akar Masalah Sosial: Menakar Identifikasi, Diagnosis, dan Treatment Proses Gentrifikasi sebagai Masalah Sosial

  • Pinurba Parama Pratiyudha Universitas Gadjah Mada

Abstract

Gentrifikasi pada dasarnya adalah perubahan kondisi demografi dan sosio spasial kawasan perkotaan. Perubahan yang terjadi membawa munculnya eskalasi-eskalasi pergolakan masyarakat dalam melawan proses tersebut. Transformasi pola surplus nilai di kawasan perkotaan dan keberperanan pemerintah menciptakan kawasan perkotaan yang marketable menjadi alasan dari munculnya proses tersebut. Artikel ini bermaksud untuk mengidentifikasi gentrifikasi sebagai bentuk dari masalah sosial yang menyebabkan perubahan rupa kondisi sosial kawasan perkotaan. Terjadi transformasi dari kelas pekerja atau daerah kosong di tengah kota menjadi kawasan hunian kelas menengah dan kawasan komersial dengan masuknya modal dan kelas menengah atas. Perubahan ini kemudian membawa gentrifikasi sebagai masalah sosial yang bersifat sistemik. Sehingga tulisan ini juga mengangkat terkait bagaimana diagnosa atas gentrifikasi sebagai suatu bentuk masalah sosial di kawasan perkotaan. Diagnosis yang dibangun memperlihatkan pula sebagai masalah sosial yang berakar dari system blame approach. Proses gentrifikasi muncul dari keberadaan sistem produksi ruang yang timpang, dengan bentuk relasi produksi yang terlalu dominan oleh salah satu aktor. Berikutnya tulisan ini menganalisa bentuk-bentuk treatment yang tepat dalam penciptaan inklusifitas pembangunan sosial di ruang perkotaan. Lebih lanjut lagi tulisan ini berargumen bahwa solusi hak atas kota sebagai wadah yang tepat dalam mengatasi gentrifikasi sebagai masalah sosial yang tersistem.

Author Biography

Pinurba Parama Pratiyudha, Universitas Gadjah Mada

Mahasiswa Pascasarjana Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

Published
2019-08-18
Section
Articles