Penyeimbangan Beban Trafo Distribusi 3 Fasa pada Jaringan Tegangan Rendah

[Studi Kasus PT. PLN (Persero) ULP Purwokerto Kota]

  • Dhian Ardian Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Budi Utama Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Mohammad Arsyad Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Abstract

Salah satu dampak terjadinya rugi daya dan tegangan yang besar diantaranya karena panjang saluran dan faktor ketidakseimbangan beban. Secara umum penyebab ternjadi beban tidak seimbang karena faktor beban satu fase pada sistem distribusi jaringan tegangan rendah. Hal ini dialami pada PT. PLN (Persero) ULP Purwokerto Kota, khususnya di jaringan distribusi tegangan rendah KBL03040 terjadi pada kawat netral berarus melebihi 60 ampere. Oleh karenanya perlu dilakukan penyeimbangan beban dengan tujuan agar dapat mengurangi rugi daya dan energi yang tinggi.

 

Metodologi penelitian yang dilakukan dengan cara memindahkan beban yang besar ke beban yang ringan yaitu dengan cara pemindahan jumper/conector yang terletak pada tiang KBL03040 atau juga dapat disebut sabagai jaringan distribusi tegangan rendah KBL0304. Perhitungan rugi daya dan energi baik sebelum dan sesduah pemindahan beban yang diambil adalah daya dan energi yang terbuang melalui penghantar netral.

 

Hasil yang didapat bahwa hasil perhitungan rugi daya dan energi sebelum dilakukan pemindahan beban sebesar 1,18 kW dan 10,189 MWH dalam satu tahun, sedangkan setelah dilakukan pemindahan rugi daya dan energi didapat 0,804 kW dan rugi energi sebesar 6,95 MWH. Dengan cara pemindahan beban dari satu fasa ke fasa lain yang bertujuan agar terjadi penyeimbangan beban. Hasil kesimpulan dengan cara penyeimbangan beban dapat menurunkan rugi daya maupun energi listrik kurang lebih mencapai 30,66 %.

 

Kata kunci : Ketidakseimbangan beban, Penyeimbangan beban, rugi daya dan rugi energi listrik

Published
2020-11-08