Kaji Eksperimental Pengaruh Liquid Suction Heat Exchanger terhadap Kinerja Sistim Air Blast Freezer

  • Apip Badarudin Politeknik Negeri Bandung
  • AP. Edi Sukamto Politeknik Negeri Bandung
  • Wanda Hidayah Politeknik Negeri Bandung

Abstract

Kinerja sistim refrigerasi dapat ditingkatkan menggunakan beberapa metoda. Pada penelitian ini, fokus peningkatan kinerja sistim refrigerasi menggunakan subcooling dilengkapi LSHX. Pengamatan dilakukan pada sistim air blast freezer (ABF) dilengkapi LSHX dan tanpa LSHX. Penambahan LSHX meningkatkan sub-cool, namun memberikan konsekuensi penambahan super-heat pada uap refrigeran yang keluar dari evaporator. Dengan demikian kerja kompresor akan meningkat. Pengaruh penambahan LSHX dalam eksperimen ini dihitung dan ditampilkan dalam grafik. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penambahan LSHX pada ABF menyebabkan meningkatnya kapasitas pendinginan. Hal ini ditunjukkan oleh pencapaian temperatur produk yang lebih cepat (menit ke 43). Selain itu terjadi penurunan subcool sebesar  4oK dan kenaikan superheat sebesar  3oK. Tekanan suction meningkat sebesar 0.8 bar dan tekanan discharge sebesar 0.2 bar. Arus rata-rata ketika mengunakan LSHX sebesar 4.1 A sedangkan tanpa LSHX sebesar 3.82 A.
Published
2018-11-24
How to Cite
Badarudin, A., Sukamto, A. E. and Hidayah, W. (2018) “Kaji Eksperimental Pengaruh Liquid Suction Heat Exchanger terhadap Kinerja Sistim Air Blast Freezer”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/1052 (Accessed: 22June2024).