Intensitas Pengaruh Pasang-Surut Dan Pengaruh Badai Pada Model Delta Nanggulan, Pegunungan Kulon Progo, Yogyakarta

  • siti nuraini Jurusan Teknik Geologi, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta

Abstract

Formasi Nanggulan merupakan satu-satunya sedimen delta purba yang berumur Eosen Tengah, tersingkap di Pegunungan Kulon Progo, Yogyakarta. Dua lintasan pengamatan yang digunakan yaitu Sungai Watupuru dan Songgo merupakan jalur pengamatan singkapan Formasi Nanggulan. Hasil dari observasi lapangan, banyak sekali struktur sedimen penciri arus pasang-surut atau gelombang dijumpai di jalur lintasan tersebut. Energi pasang surut yang hadir menghasilkan 2 fasies pasang surut yaitu fasies tide flat (dataran pasang-surut) dan tide sand bar (gosong batupasir pasang-surut). Fasies tidal flat berasosiasi dengan kehadiran litologi dominan berbutir halus yaitu batulanau menengah, batulanau halus sampai batulempung. Struktur perlapisan batuannya menunjukan horisontal atau hampir horisontal. Hal ini ditunjukan oleh perlapisan heterolitik yaitu laminasi bergelombang (wavy lamination), flaser dan lenticular disertai pula laminasi lempung ganda (double mud layer) dan klastika lempung atau pasir. Lapisan lempung ganda terkadang berasosiasi dengan laminasi atau lapisan yang mencirikan perulangan tebal dan tipisnya irama pengendapan perlapisan.  Fasies tide sand bar atau gosong batupasir pasangsurut salah satunya dijumpai di Sungai Watupuru pada batupasir halus sampai menengah abu-abu terang karbonatan. Secara umum ada 3 jenis perlapisan yang dapat dibedakan yaitu perlapisan bersudut curam/ tangen (steeply dipping cross stratification) berada di bagian terbawah, perlapisan silang siur mangkuk (trough cross stratification) berada di bagian tengah dan perlapisan horisontal berada di bagian teratas paket perlapisannya. Di lain pihak, kehadiran struktur sedimen hummocky cross stratification (HCS), permukaan trunkasi/ pemancungan begitu banyak dijumpai di sepanjang Sungai Watupuru dan Songgo. HCS ada yang saling bertumpukan dan berasosiasi dengan lapisan siderit (FeCO3). Trunkasi lapisan akibat adanya erosi umum dijumpai pada pengendapan di daerah yang dipengaruhi oleh gelombang atau badai (wave atau storm). Gelombang atau badai juga sangat berperan dalam memodifikasi tubuh delta Nanggulan.

Kata kunci: Formasi Nanggulan, Sungai Watupuru, Songgo, silang siur, laminasi, lapisan, perlapisan

Published
2018-11-24
How to Cite
nuraini, siti (2018) “Intensitas Pengaruh Pasang-Surut Dan Pengaruh Badai Pada Model Delta Nanggulan, Pegunungan Kulon Progo, Yogyakarta”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/1096 (Accessed: 18June2024).