Analisis Korelasi Domain Frekuensi Gelombang Otak Dengan Stimulasi Sumber Suara / Musik Menggunakan Electroencephalograph (EEG)

  • Rayhan Imam Azhar Agus Irianto Universitas Islam Indonesia

Abstract

Musik yang telah lahir sejak dahulu kala biasanya digunakan dalam upacara – upacara kepercayaan tertentu, saat ini menjadi alternatif dibidang medis sebagai alat terapis, membantu dalam upaya merelaksasikan tubuh dan hal lainnya. Pemanfaatan musik dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi fitur domain frekuensi respon otak seseorang terhadap stimulasi yang diberikan berupa pure tone, instrument dan nature sound dan bagian otak seseorang yang dominan saat terstimulasi musik / suara tersebut, dimana untuk melihat respon otak tersebut diperlukan electroencephalograph (EEG). Tiga orang subjek sehat telah melakukan minimal 5 kali pengambilan data. Pada saat stimulus pure tone dan nature sound, didapatkan fitur domain frekuensi respon otak yang dominan berada di-frontal pada kanal F8 dan  F4 dengan nilai korelasi 0.9530 dan 0.8943 dengan gelombang β (beta). Untuk stimulus instrument respon otak menunjukkan dominasi pada gelombang α (alfa) pada bagian otak parietal. Setiap subjek akan mengalami perbedaan respon otaknya terhadap stimulasi yang diberikan, namun kesamaan pada bagian otak tertentu menunjukkan bahwa respon yang diberikan stimulus tertentu akan mendominasi bagian tertentu.

Published
2019-11-04
How to Cite
Agus Irianto, R. I. A. (2019) “Analisis Korelasi Domain Frekuensi Gelombang Otak Dengan Stimulasi Sumber Suara / Musik Menggunakan Electroencephalograph (EEG)”, ReTII, pp. 243-250. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/1499 (Accessed: 22September2020).