Kontrol Infus Pasien

  • Sri Kusumastuti Politeknik Negeri Semarang
  • Sindung Hadwi Widi Sasono
Keywords: Indonesian

Abstract

Pemasangan infus bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan cairan melalui pembuluh darah vena bagi pasien. Ketika cairan habis tenaga medis akan mengunci akses dari selang menuju ke pembuluh darah, agar tekanan tekanan hidrostatik cairan dalam kantung infus sama besarnya dengan tekanan di pembuluh darah sehingga tidak ada yang masuk maupun keluar dari pembuluh darah. Keterlambatan tenaga medis dalam penggantian kantung infus  dapat  memberikan dampak  negatif terhadap  pasien. Penelitian yang dilakukan merancang dan membangun alat kontrol infus pasien . Sistem terdiri dari dua bagian yaitu transmitter pada kamar pasien dan 2 receiver ditempatkan di ruang tenaga medis dan kamar pasien. Sensor proximity capasitive digunakan untuk mendeteksi keberadaan cairan di kantung infus, Smart Relay Zelio SR1BD121JD sebagai kontrol alat , bell wireless frekuensi 433 MHz sebagai modul komunikasi nirkabel. Efisiensi dari alat kontrol yang dibuat adalah ketika sensor mendeteksi cairan di kantung infus hampir habis motor akan mengaktifkan penjepit selang infus untuk menutup aliran cairan infus dan memberi peringatan berupa bell di ruang tenaga medis dan pasien sebagai perintah untuk menggantikan kantung infus. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa secara fungsional alat ini dapat bekerja dengan baik, alat mampu melakukan pemantauan keberadaan cairan infus dan sebagai peringatan jika infus membutuhkan pergantian. Hasil pengujian pada rangkaian sensor proximity capasitive saat mendeteksi cairan infus diperoleh  tegangan keluaran 12V, dan saat tidak mendeteksi keberadaan cairan infus tegangan keluaran 0V. Jangkauan maksimal dari transmisi bell wireless 300 meter.

 

References

[1] Budi Rahmadya. Efisiensi Sistem Kontrol Cairan Infus Pasien Rawat Inap. Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas; 2017.
[2] Fauzan Noval Putra. Prototype Monitoring Cairan Infus Pada Rs. Qadr. Jurusan Sistem Komputer, Konsentrasi Computer System, Sekolah Tinggi Manajemen Dan Ilmu Komputer (STMIK) Raharja Tangerang; 2017.
[3] Pipit Iriyanto. Rancang Bangun Sistem Bell Infus Otomatis Terpusat. Fakultas Teknik, Universitas Lampung; 2018.
Published
2020-10-27
How to Cite
Sri Kusumastuti and Sindung Hadwi Widi Sasono (2020) “Kontrol Infus Pasien”, ReTII, pp. 97-101. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/2040 (Accessed: 25October2021).