Pemanfaatan Langsung Air Panas Bumi Gunung Ungaran untuk Terapi Kesehatan Masyarakat: Pendekatan Geokimia dan Nilai Geoheritage

Direct Use of Geothermal Hot Springs from Mount Ungaran for Community Health Therapy: Geochemical Analysis and Geoheritage Value

Authors

  • brany kurnianto ITNY
  • Emi Sukiyah Universitas Padjadjaran Bandung
  • Agus Didit Haryanto Departemen Geosains,Universitas Padjadjaran Bandung
  • Budi Muljana Departemen Geosains,Universitas Padjadjaran Bandung

Keywords:

Keywords: geothermal hot springs, geochemistry, Mount Ungaran, health therapy, geoheritage, sustainable geotourism.

Abstract

Kawasan panas bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah, memperlihatkan berbagai manifestasi hidrotermal aktif seperti mata air panas Gedongsongo, Nglimut, dan Diwak yang memiliki potensi tinggi untuk pemanfaatan langsung (direct use), khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi geokimia air panas bumi di kawasan tersebut dan menilai potensinya sebagai media terapi kesehatan berbasis pendekatan geohealth dan geoheritage. Hasil pengukuran lapangan menunjukkan suhu air 38–45°C, pH netral–sedikit basa, dan konduktivitas sedang. Analisis laboratorium mengonfirmasi bahwa air panas Ungaran didominasi tipe Na–HCO₃ dengan kandungan signifikan SiO₂, Ca²⁺, Mg²⁺, HCO₃⁻, dan SO₄²⁻. Komposisi geokimia tersebut berperan dalam proses regenerasi kulit, relaksasi otot, peningkatan sirkulasi darah, dan potensi penyembuhan penyakit kulit, sebagaimana didukung oleh hasil wawancara pengguna mata air panas yang melaporkan perbaikan keluhan kulit dan penurunan stres setelah terapi. Selain aspek geokimia, keberadaan situs Candi Derekan sebagai bukti arkeogeologis pemanfaatan air panas sejak masa kerajaan kuno memberikan dimensi geoheritage dan geo-culture yang signifikan. Integrasi antara nilai ilmiah, budaya, dan manfaat kesehatan ini menunjukkan bahwa sistem panas bumi Ungaran tidak hanya penting sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai aset geoheritage yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Temuan ini membuka peluang pengembangan geowisata kesehatan berkelanjutan berbasis komunitas, sekaligus memperkuat konservasi sumber daya panas bumi sebagai bagian dari warisan geologi nasional.

Author Biography

Emi Sukiyah, Universitas Padjadjaran Bandung

Emi Sukiyah graduated with an undergraduate degree in Geological Engineering from Universitas Padjadjaran in 1993. Since 2000, she has been dedicated to research and has successfully secured funding grants from various esteemed sources, including the Directorate General of Higher Education, the Geology Agency, Universitas Padjadjaran, and private institutions. She completed her Master's degree in Geological Engineering at Bandung Institute of Technology in 2001 and obtained her Doctoral degree in Geological Engineering from Universitas Padjadjaran in 2009. Currently, she serves as a professor in the Faculty of Geological Engineering at Universitas Padjadjaran. Her research interests encompass geomorphology, GIS-remote sensing application, morphotectonic, and terrain analysis. She can be reached via email at [email protected].

References

Giggenbach, W. F., “Geothermal Solute Equilibria, Derivation of Na-K-Mg-Ca Geoindicators,” Geochemical. CosmochemicaActa, vol.52, 2749-2765, 1988.

Hochstein, M. P. dan Browne, P. R. L., Surface Manifestation of Geothermal Systems with Volcanic Heat Sources, In Encyclopedia of Volcanoes, H.Sigurdsson, B.F.. Houghton, S.R., McNutt, H., Rymer dan J. Stix (eds.), Academic Press, 2000.

Nicholson, Keith, Geothermal Fluids: Springer Verlag. Germany, 1993.

Nikita, E Tsoureli, Alternative treatment of psoriasis with balneotherapy using Leopoldine spa water. Italy: Institute of Dermatological Sciences, University of Siena, Siena, 2002.

Saptadji, Nenny Miryani, “Pemanfaatan Fluida Panasbumi,” Bandung: Teknik Panasbumi ITB, 1996.

Sari, R. J., “Potensi Panas Bumi Gedongsongo Lereng Selatan Gunung Ungaran Jawa Tengah Berdasarkan Analisis Geosains,” Jurnal Offshore, 2(1), 2018.

SAS, Senem, “The Effects Of Balneotherapy On Acute, Process-Related, And Cumulative Peripheral Cardiac Responses And Pulmonary Functions In Patients With Musculoskeletal Disorders,” Turkish Journal of Medical Sciences, Turki: Training Research Hospital, Ahi Evran University, 2016.

Wahyudi, et al., “Keprospekkan Panas Bumi Gunung Ungaran Berdasarkan Analisis Geosain Terpadu,” Buletin Sumber Daya Geologi, 6(3), 2011.

Marin, J., et al., “Assessing Geotourism Aspects of Ungaran Geothermal Areas for Promoting Sustainable Energy through Volcano-Geothermal Tourist Destination,” Remote Sensing, 13(3), p. 512, 2023.

Sugiharto, Y. E., et al., The Geothermal Manifestations and Potential of Ungaran, Indonesia, Proceedings of World Geothermal Congress, 2015.

Lund, J. W., & Boyd, T. L., “Direct Utilization of Geothermal Energy 2015 Worldwide Review,” Geothermics, 60, pp. 66–93, 2016.

Franco, A., & Vaccaro, M., “Direct Uses of Geothermal Energy: Sustainability and Integration into Local Economies,” Renewable Energy Reviews, 131, pp. 1039–1052, 2020.

Published

2025-11-25

How to Cite

kurnianto, brany, Sukiyah, E., Haryanto, A. D. . and Muljana, B. . (2025) “Pemanfaatan Langsung Air Panas Bumi Gunung Ungaran untuk Terapi Kesehatan Masyarakat: Pendekatan Geokimia dan Nilai Geoheritage: Direct Use of Geothermal Hot Springs from Mount Ungaran for Community Health Therapy: Geochemical Analysis and Geoheritage Value ”, ReTII, pp. 275–283. Available at: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6364 (Accessed: 17June2026).