Pengurangan Intensiti Medan Listrik Akibat Sambaran Petir Pada Menara Tiang Transmissi

  • Budi Utama STTNAS Yogyakarta

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan di Asia Tenggara yang memiliki iklim tropis dengan dua musim yang berbeda, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pada musim hujan frequensi sambaran petir akan muncul dengan angka Isokraunic Level (IKL) antara 30 sd 40, densiti sambaran petir yang tertinggi terjadi di kota Bogor dan sekitarnya. Rute saluran transmissi yang ada di Indonesia juga mengalami gangguan akibat sambaran petir dan menimbulkan tripout pada sistem penyaluran daya listrik. Tulisan ini bertujuan menyajikan cara pereduksian intensiti medan listrik yang terpapar di permukaan bumi ketika terjadi sambaran petir di menara saluran transmissi. Metoda discrete (cuplikan) pada setiap titik dari suatu permukaan tanah yang akan ditentukan intensiti medan listriknya diterapkan setelah penyusunan Matriks Koeffisien Potensial Maxwell (MKPM) terbentuk yang bersesuaian dengan pemodelan (modelling) terhadap konfigurasi dari komposisi jumlah konduktor phasa dan kawat tanah pada struktur menara transmissinya. Hasil simulasi menunjukan bahwa ketika terjadi sambaran petir dgn amplitudo 41.9 kA intensiti maksimum medan listrik yang muncul terpapar di atas permukaan tanah sebesar 12 418 V/m. Setelah pemasangan kawat tanah tambahan di bawah jaringan konduktor phasa, intensiti medan ini mampu diturunkan menjadi 8 038.9 V/m (terjadi penurunan sekitar 35.3 %).

Kata Kunci : Transmissi, Medan-Listrik, Petir, Menara, Tiang.

References

Anderson, JG., 1961, “Monte Carlo Commputer Calcula

tion of Transmission Line Lightning Performance”,

AIEE Transection Part III, vol.80, p.414–420.

Cuaran. J., Roman, F., Becerra, M., 2016., Lightning

Shielding Analysis of EHV and UHV Transmission

Lines : On the Effect of Terrain Topography”.,

The IEEE 33th International Conference on Lightning

Protection (ICLP), DOI : 10.1109/ICLP.2016

.7791371., 08 – 30 Sept. 2016, p. : 1 – 6, Estoril,

Portugal (PRT).

Epri, 1975, “Transmission Line Reference Book 345 kV

and Above”, Edition ... ?, p. 94, & 249., Electric Po

wer Research Institute, Palo Alto, California (CA),

United State of America (USA).

Erickson, AJ., Stringfellow, MF., Meal, DV., 1982.,

“Lightning – Induced Overvoltages on Overhead

Distribution Lines”, IEEE Transactions on Power

Apparatus & Systems, Vol. PAS-101, No. 64 IEEE

-PES Summer Meeting, Portland, Oregon (OR) –

United State of America (USA).

Liew. AC., dan Darveniza. M., 1971., “A Sensitivity Ana

lysis of Lightning Performance Calculations for

Transmission Lines”., The IEEE Summer Power

Meeting and EHV Conference,The IEEE Conferen

ce, The IEEE Transmission & Distribution Commit

tee of the IEEE Power Engineering Society, DOI :

1109/TPAS.1971.293128., July 12-17, p. 1443-1451, Los Angeles, California (CA) – United State

of America (USA).

Piantini, A., 2016., “Lightning-Induced Overvoltages on

Overhead Medium-Voltage Lines”, IEEE Internati

onal conference on High Voltage Engineering and

Application (IEEE-ICHVE), 19 – 22 Sept 2016,

Chengdu, China (CHN).

Prasetijo, D., Rusdjaja, T., Harijadi, J. 1998, “Operating

Experiences with EHV Transmission System in Ja

va”., Seminar Nasional dan Workshop Teknik Tegangan

Tinggi I., Institut Teknologi Bandung, 07 –

Desember, Bandung – Indonesia (INA).

Wihartady, H., Prasetyo, P., Rahmady, MB., Hidayat, R

Wibowo, AT., 2012., “Mitigasi Gangguan akibat

Petir pd PT. PLN (Persero) P3B Sumatera UPT

Tanjung-Karang”, http://www.researchgate.net/pu

blication/29233534 PT.PLN (Persero) P3B Sumate

ra PT Tanjung Karang Jl. Basuki Rahmat No.19,

Bandar Lampung – Indonesia (IDN).

Published
2018-03-13
How to Cite
Utama, B. (2018) “Pengurangan Intensiti Medan Listrik Akibat Sambaran Petir Pada Menara Tiang Transmissi”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/660 (Accessed: 22June2024).