Karakterisasi Reservoar Karbonat pada Lapangan “ADH”, Formasi Tuban, Cekungan Jawa Timur Utara Menggunakan Metode Inversi Stokastik

  • Anastasia Dwiayu Hiasinta Teknik Geologi UGM

Abstract

Hubungan kualitas reservoar dengan wireline log dapat menggambarkan properti reservoar
(rock type) berupa porositas dan nilai impedansi akustik. Apabila nilai impedansi akustik
dapat dibangun pada setiap grid, maka akan dapat dipetakan kualitas reservoarnya (rock
type). Metode inversi merupakan salah satu metode andalan dalam identifikasi sebaran
hidrokarbon. Metode seismik inversi menghasilkan respon yang tidak unik dan dapat
menghasilkan respon yang sangat beragam sehingga perlu dianalisis dengan metode
geostatistik guna mendapatkan resolusi yang lebih baik dalam menggambarkan
karakterisasi reservoar. Pembagian nilai rock type dilakukan berdasarkan hubungan antara
porositas & permeabilitas, serta grafik berupa hubungan tekanan kapiler dan saturasi air.
Berdasarkan grafik tersebut, terdapat pembagian sebanyak 3 rock type, yaitu RT-1 dengan
nilai porositas 20-35%, permeabilitas 91-900mD, RT-2 dengan nilai porositas 15-19%,
permeabilitas 16-90mD, dan RT-3 dengan nilai porositas 5-14%, permeabilitas 1-16%.
Metode inversi secara geostatistik dilakukan dengan metode stokastik menggunakan latar
belakang model hasil inversi impedansi akustik, mampu memberikan hasil dengan tingkat
akurasi dan korelasi tinggi. Sebaran kualitas reservoar (AI dan rock type) dianalisis
berdasarkan hasil inversi stokastik dengan reservoar yang bersifat porous memiliki nilai
impedansi antara 2000 hingga 10000 g.m/cm3.s berasosiasi dengan RT-1 dan RT-2
(porositas 5-35%) dan yang bersifat tight memiliki nilai impedansi 10000 hingga 16.000
g.m/cm3.s berasosiasi dengan RT-3 (porositas <5%). Hasil slice pada daerah penelitian
terlihat bahwa penyebaran RT-1 berada disebelah utara dan RT-3 berada sebagian diselatan
daerah penelitian.
Kata Kunci: Reservoar, Stokastik, rock type, Impedansi Akustik

References

Dubrule, O, 2003, Geostatistic for Seismic Data

Integration in Earth Models, Society

Exploration Geophysics.

Dunham, R.J, 1962, Classification of carbonate

rocks according to depositional texture,

dalam: classification of carbonate rocks (ed.

W.E.Ham),pp 108- 121. Mem. Am. Ass.

Petrol. Geol. (1) Tulsa, USA.

Guo, G., M.A. Diaz, F.J. Paz, J. Smalley, dan E.A.

Wanninger, 2007. Rock Typing as an

Effective Tool for Permeability and Water-

Saturation Modeling: A Case Study in a

Clastic Reservoir in the Oriente Basin. dalam

Society of Petroleum Engineers, 2007. SPE

Reservoir Evaluation and Engineering:

Volume 10. Society of Petroleum Engineers.

Haas, A., dan Dubrule, O., 1994, Geostatistical

inversion – a sequential method of stochastic

reservoir modeling constrained by seismic

data: First Break

Robinson, G., 2001, Stochastic Seismic

Inversion Applied to Reservoir

Characterization, CSEG Recorder

Slat, R.M., 2013. Stratigraphic Reservoir

Characterization for Petroleum Geologist,

Geophysicist, and Engineers. Amsterdam:

Elsevier.

Published
2018-03-21
How to Cite
Hiasinta, A. D. (2018) “Karakterisasi Reservoar Karbonat pada Lapangan ‘ADH’, Formasi Tuban, Cekungan Jawa Timur Utara Menggunakan Metode Inversi Stokastik”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/708 (Accessed: 21July2024).