Desain Casing Sumur Panas Bumi Berdasarkan Integrasi Data Beban-Panas-Laju Korosi Dan Feed Zone Dengan Pendekatan Umur Minimum Casing

  • Sudar moyo Teknik Perminyakan UPN "Veteran" Yogyakarta

Abstract

Desain casing adalah satu tahapan penting dari suatu pemboran dalam kaitannya untuk meminimalkan problem pemboran dan produksi dari aspek formasi, Desain casing pada sumur migas umumnya hanya mempertimbangkan faktor beban tekanan. Pada desain casing sumur panas bumi, selain faktor beban tekanan, faktor temperatur yang tinggi dan faktor korosi harus diberikan perhatian khusus. Untuk itu maka  proses integrasi data beban tekanan, panas (temperatur), laju korosi dan feed zone pada casing dan liner harus dilakukan secara rinci.  Temperatur semakin tinggi akan mempercepat laju korosi yang terjadi pada casing produksi dan liner karena mengalami kontak langsung dengan fluida produksi sehingga mempengaruhi umur casing. Prediksi laju korosi pada casing dan liner sumur panas bumi harus dilakukan secara rinci, sehingga umur casing dan  liner dapat diperkirakan berdasarkan kekuatan material casing dan liner terhadap karakteristik korosive dari fluida produksi. Desain casing optimum pada penelitian ini dirancang dengan pendekatan umur minimum casing yang mampu bertahan minimal 30 th umur produksi. Tujuan penelitian ini adalah merencanakan pemasangan casing (casing design) yang optimum pada sumur kajian CCN#4 lapangan panas bumi Indonesia berdasarkan integrasi data beban tekanan, panas , laju korosi dan feed zone. Desain casing yang optimum sumur kajian CCN#4 yaitu: stove pipe casing (0-30 mMD) grade X56 310 ppf, surface casing (0-340 mMD) grade K55 133 ppf STC, production casing (0-1817 mMD) grade P110 72 ppf STC, dan perforated liner 10 ¾” kedalaman (1767-2355 mMD) grade N80 40,5 ppf STC.

Kata Kunci : korelasi zone loss, laju korosi, setting depth, temperatur, umur minimum casing.

References

Ekasari, Novianti dan Marbun BTH (2015), Integrated Analysis of Optimizing Casing Materials Selection of Geothermal Well by Using a Model for Calculating Corrosion Rates, Proceedings World Geothermal Congress, Melbourne-Australia.

Group, BG. (2001). Well Engineering and Production Operation Management System Casing Design Manual Chapter 4.BG Grup.

Kureta, Yosiaki., et al.,(1995), Casing Pipe Materials For Deep Geothermal Wells, Tohoku National Industrial Research Institute, AIST, MITI Sendai, Japan.

NZS, (1991), Code of practice for deep geothermal wells. Standards New Zealand, NZS 2403:1991,96pp

Pipe & Supplay (2017), Trapon, Casing Table API. Trapon.

S. Rahman and G.V. Chilingarian (1995), Casing Design Theory and Practice, Elsevier, Amsterdam - Lausanne - New York Oxford Shannon Tokyo.

.......(2016). Well File Sumur D-3, G-4 Lapangan Y. PT. Pertamina Geothermal Energy.

J. Adam, Neal, “Drilling Engineering A Complete Well Planning Approach Chapter 5-11”, Pen Well Publishing Company, Tulsa, Oklahoma, 1985.

Published
2018-03-21
How to Cite
moyo, S. (2018) “Desain Casing Sumur Panas Bumi Berdasarkan Integrasi Data Beban-Panas-Laju Korosi Dan Feed Zone Dengan Pendekatan Umur Minimum Casing”, ReTII. Available at: //journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/716 (Accessed: 22June2024).