Pengaruh Waktu Proses Austemper Pada Paduan Fe-Cr-20MnTerhadap Struktur Mikro Dan Sifat Mekanik

Penulis

  • Muhammad Frendi WIjaya Institiut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Ratna Kartikasari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Kata Kunci:

Fe-Cr-20Mn, austemper, microstructure, mechanical properties, heat treatment

Abstrak

Baja paduan Fe-Cr-20Mn adalah material yang banyak digunakan dalam industri karena memiliki kombinasi kekuatan dan ketahanan korosi yang baik. Salah satu metode perlakuan panas yang dapat meningkatkan sifat mekanik material ini adalah proses austempering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu proses austempering terhadap mikrostruktur dan sifat mekanik baja Fe-Cr-20Mn. Spesimen dipanaskan pada suhu 900°C selama 1 jam untuk proses austenisasi, kemudian dicelupkan ke dalam garam cair pada suhu 400°C dengan variasi waktu penahanan 10, 20, dan 30 menit sebelum didinginkan dalam air. Pengujian yang dilakukan meliputi uji komposisi kimia, uji mikrostruktur, uji kekerasan Vickers, uji tarik, dan uji impak Charpy. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin lama waktu austempering, butir austenit semakin besar dan struktur ferit semakin kecil. Kekerasan tertinggi diperoleh pada waktu austempering 10 menit sebesar 377,5 HV, sedangkan kekuatan tarik menurun dari 657,3 MPa menjadi 512,5 MPa seiring dengan peningkatan waktu austempering. Ketangguhan material juga menurun, dari 109 J/mm² pada 10 menit menjadi 104 J/mm² pada 30 menit.

Referensi

Cardarelli, F., 2008, Materials Handbook A Concise Desktop Reference, Second Edition, Springer, London.
ASM International. 2004. Metallography and Microstructures. Vol. 9, ASM Handbook.
Ali Yafi, 2016, Pengaruh kadar chromium terhadap kekerasan dan struktur mikro baja paduan Fe-Cr-Mn, melalui proses peleburan.
Callister, W. D, 2001, Fundamentals of Materials Science and Engineering, John Willey & Sons, Inc, New York
Deniyasa, F., Santoso, B., & Indrayani, N. L. 2018, Pengaruh Temperatur Dan Waktu Austemper Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro Baja Aisi 1045. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 6(2), 65-76.
Baldissera, P., Delprette, C., 2008, Deep Cryogenic Treatment: A Bibbliographic Review, The Open Mechanichal Journal, Vol. 2. No Hal. 1-11.
Putra, A. 2023. Advanced Heat Treatment Techniques for Stainless Steels. Journal of Metallurgy.
Surdia, T., & Shinroku, S. 2000, Pengetahuan Bahan Teknik. Pradya Paramita.
Guntoro, A. 2020, Pengaruh Komposisi Paduan Fe-Cr-Mn Terhadap Sifat Mekanik dan Ketahanan Korosi Baja Tahan Karat. Jurnal Material dan Teknik, 15(2), 101-110.
Davis, J.R. (1994). ASM Specialty Handbook: Stainless Steels. ASM International.
Outokumpu. (2013). Handbook of Stainless Steel. Avesta Research Centre, Finlandia: Outokumpu Oyj.
ASM International. 2004. Metallography and Microstructures. Vol. 9, ASM Handbook

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-03

Cara Mengutip

Frendi WIjaya, M., & Kartikasari, R. . (2025). Pengaruh Waktu Proses Austemper Pada Paduan Fe-Cr-20MnTerhadap Struktur Mikro Dan Sifat Mekanik. CENDEKIA MEKANIKA, 6(1). Diambil dari https://journal.itny.ac.id/index.php/cendekia/article/view/5677

Terbitan

Bagian

Articles