ANALISIS PROSES DEEP CRYOGENIC TREATMENT – TEMPER PADA PADUAN Fe-14,6Cr-10Mn TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN DAN KETAHANAN KOROSI

  • Simon Woko Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Ratna Kartikasari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Angger Bagus Prasetiyo Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Abstrak

Baja paduan Fe-14,6Cr-10Mn termasuk dalam seri austenitic stainless steel. Paduan ini memiliki kelebihan yaitu ketahanan terhadap korosi, namun kekurangannya adalah ketangguhannya rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh proses DCT-Temper pada baja paduan Fe-14,6Cr-10Mn terhadap struktur mikro, kekerasan dan ketahanan korosi. Tahapan penelitian dimulai dari persiapan spesimen dengan memotong paduan Fe-14,6Cr-10Mn. Proses DCT dilakukan dengan perendaman dalam nitrogen cair pada suhu -196°C dengan variasi waktu 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, 5 jam, dilanjutkan dengan proses temper pada suhu 300°C selama 2 jam, dan kemudian didinginkan di udara. Pengujian yang dilakukan meliputi uji struktur mikro, uji kekerasan Vickers, dan uji ketahanan korosi dengan metode kehilangan berat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa paduan Fe-14,6Cr-10Mn termasuk dalam baja paduan tinggi. Foto struktur mikro menunjukkan baja paduan Fe-14,6Cr-10Mn terdiri atas struktur austenit dan ferit, termasuk kategori duplex stainless steel. Nilai kekerasan awal sebesar 243,9 kg/mm2, Setelah proses DCT-Temper, terjadi peningkatan kekerasan dan kekerasan tertinggi terdapat pada spesimen DCT-Temper pada waktu perendaman 5 jam sebesar 291,5 kg/mm2. Hasil uji korosi menunjukkan bahwa baja paduan Fe-14,6Cr-10Mn memiliki laju korosi sebesar 0,00217 MPY. Setelah proses DCT-Temper, laju korosi cenderung turun, dengan nilai minimum sebesar 0,00102 MPY pada spesimen DCT-Temper waktu perendaman 1 jam, termasuk dalam kategori luar biasa baik.

Referensi

Surdia, Tata. 1995. Pengetahuan Bahan Teknik, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Baxter R., 2008, Effects of Heat Treatment and Chemical Composition on Microstructure and Mechanical Properties of Hadfield Steels.

Sinta, dkk. 2018. Analisis Laju Korosi dan Kekerasan pada Stainless Steel 304 dan Baja Nikel Laterit dengan Variasi Kadar Ni (0, 3, dan 10%) dalam Medium Korosif. Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, Vol. 06, No. 01. https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/jtaf/article/view/1822/1346

ASM Metal Handbook, 2005, Properties and Selection: Irons, Steels, and High Performance Alloys. The Materials Information Company, Volume 1.

Avery, H. S., Swansiger, A.E., 1990, Austenitic Manganese Steel, ASM International Metals, Tenht Ed., Vol. 1. Hal 822-80.

Avner, S.H., 1974, Introduction to Physical Metallurgy, McGraw Hill International Book Company, Inc., New York.

Bain, E. C. 1936. Comments on Low Alloy Structural Steels. Watertown Arsenal Lab MA ADA953829.

Baxter R., 2008, Effects of Heat Treatment and Chemical Composition on Microstructure and Mechanical Properties of Hadfield Steels.

Smallman, R.E. 1991. Metalurgi Fisik Modern. Edisi Keempat Gramedia, Jakarta.

Callister, W. D., 2001, Material Science and Engineering, John Wil

Diterbitkan
2023-09-20
Bagian
Articles