PEMAKAIAN BETON PRACETAK SEBAGAI ALTERNATIF PADA PERENCANAAN GEDUNG RSUD TIPE KABUPATEN MAGELANG

  • Muhammad Sodikin itny
  • Lilis Zulaicha
  • Ismanto

Abstract

Beton pracetak adalah teknologi konstruksi struktur beton dengan komponen-komponen penyusun yang dicetak terlebih dahulu pada suatu tempat khusus (off-site fabrication), terkadang komponen tersebut disusun dan disatukan terlebih dahulu (pre-assembly), dan selanjutnya dipasang di lokasi (installation). Tujuan dilakukan perencanaan ini adalah untuk mengetahui bagaimana untuk merencanakan bangunan dengan metode beton pracetak dalam struktur bangunan.

Metodologi dalam penyusunan Skripsi ini dimulai dengan pengumpulan data, pendimensian struktur, pembebanan, pemodelan struktur dengan bantuan ETABS, kemudian dianalisis untuk menghasilkan gaya-gaya dan momen yang bekerja pada struktur akibat pembebanan, serta dilakukan pehitungan elemen struktur utama, dan penggambaran detail penulangan struktur utama.

Perencanaan ulang menggunakan data dan denah dari proyek pembangunan gedung RSUD tipe B Kabupaten Magelang, kemudian dimodifikasi dengan metode beton pracetak. Hasil dari modifikasi gedung didapatkan tebal pelat pracetak 80 mm dengan overtopping 40 mm, Dimensi balok induk pracetak arah memanjang 400/680 mm, setelah komposit menjadi 400/800 mm, Dimensi balok induk pracetak arah melintang 350/700 mm, setelah komposit menjadi 350/700 mm dan menggunakan dimensi kolom dengan ukuran 700 x 700 mm.

 

Kata kunci : beton pracetak, pelat pracetak, balok pracetak

Published
2020-07-19
Section
Articles