PENERAPAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH DAN SIG UNTUK MONITORING PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI DESA MANGGALA, NANGA PINOH, KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.33579/krvms.v2i1.6104Kata Kunci:
Perubahan Penggunaan Lahan; Citra Satelit; Literasi Spasial; Monitoring Lahan; Pembangunan BerkelanjutanAbstrak
Perubahan penggunaan lahan yang cepat di wilayah pedesaan sering terjadi tanpa perencanaan yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti penurunan kualitas tanah, hilangnya kawasan hijau, serta meningkatnya risiko bencana. Desa Manggala, Kecamatan Nanga Pinoh, Kalimantan Barat, menghadapi fenomena serupa dengan adanya alih fungsi lahan dari hutan dan kebun menuju lahan kosong serta permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi penginderaan jauh berbasis citra satelit dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendeteksi perubahan penggunaan lahan periode 2020–2025. Metode pelaksanaan meliputi akuisisi citra satelit Landsat 8 dan Landsat 9, pengolahan data melalui supervised classification, serta penyusunan peta tematik perubahan lahan. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan luas hutan dari 27,64 km² pada tahun 2020 menjadi 22,93 km² pada tahun 2025, peningkatan lahan kosong dari 0,27 km² menjadi 3,61 km², serta bertambahnya luasan permukiman dari 0,61 km² menjadi 0,93 km². Produk utama berupa peta perubahan penggunaan lahan dapat dimanfaatkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai dasar perencanaan tata ruang. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya literasi spasial masyarakat serta kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan lahan berkelanjutan. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi nyata dalam menyediakan solusi teknis sekaligus penguatan kapasitas sosial masyarakat desa untuk mendukung pembangunan berbasis data dan berkelanjutan.
Referensi
Lambin EF, Geist HJ, and Lepers E. Dynamics of Land-Use and Land-Cover Change In Tropical Regions. Annual Review of Environment and Resources. 2003; 28: 205–241.
Wibowo T, Nurul A, & Kusumawati S. Monitoring Perubahan Penggunaan Lahan Berbasis Partisipatif di Wilayah Perdesaan. Jurnal Dedikasi Nusantara. 2020; 2(1): 35–42.
Weng Q. Remote sensing of impervious surfaces in the urban areas: Requirements, methods, and trends. Remote Sensing of Environment, 2012; 117: 34–49.
Afandi D, Wicaksono M, & Lestari T. Pelatihan Penggunaan QGIS bagi Perangkat Desa dalam Mendukung Perencanaan Tata Ruang Desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri. 2021; 5(2): 88–96.
Pratama R, & Andini N. Penerapan SIG Berbasis Open Source untuk Monitoring Perubahan Lahan di Desa Hutan Kalimantan Timur. Jurnal Abdimas Borneo. 2022; 4(1): 44–51.
Zhu Z, & Woodcock CE. Continuous change detection and classification of land cover using all available Landsat data. Remote Sensing of Environment. 2014; 144: 152–171.
Sari RP, Firmansyah R, & Dinda A. Pemanfaatan Citra Satelit dalam Pengembangan Peta Tematik untuk Perencanaan Desa Berkelanjutan. Jurnal ABDI Geo. 2022; 2(3): 129–138.
Graser A. Learning QGIS. Packt Publishing Ltd. 2016.
Corbett, J., & Keller, P. Empowering local communities through participatory mapping: A case study from Honduras. The Canadian Geographer. 2005; 49(4): 383–394.
Suryanto B, & Haris R. Pemberdayaan Masyarakat melalui Penggunaan Teknologi Geospasial Open Source dalam Perencanaan Wilayah. Jurnal GeoPengabdian. 2020; 1(1): 1–9.
Turner BL, Lambin EF, & Reenberg A. The emergence of land change science for global environmental change and sustainability. Proceedings of the National Academy of Sciences. 2007; 104(52): 20666-20671.
Miranda ML, Casper M., Tootoo, J., & Schieb, L. Putting Chronic Disease on the Map: Buliding GIS Capacity in State and Local Health Departments. Preventing Chronic Disease. 2013; Vol. 10: 1-7.
Cochrane, L. & Corbett, J. Participatory mapping. Handbook of Communication for Development and Social Change. Springer Nature Singapore Pte Ltd. 2018.
Akbar, A., Flacke, J., Martinez, J., & van Maarseveen, M.F.A.M. The Role of Participatory Village Maps in Strengthening Public Participation Practice. International Journal of Geo-Information. 2021; 10(8): 1-28.
Ryka, H., Jamaluddin, & Putri, E.C.A. Penguatan Program Desa Digital Melalui Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Desa Batuah, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PIKAT. 2025; 6(1): 77-85.
Amalia, S.R.R., Ulhaq, J.D., Putri, M., & Tisani, S.D. Pemanfaatan Citra Satelit Untuk Mengidentifikasi Perubahan Bentang Lahan. Jurnal BIMA. 2024; 2(2): 314-323.
Enda, D., Lailatimmubarokah, Yuhaini, Afizan, N., & Maulana, M.Z. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dalam Menganalisis Luas Wilayah Indikatif Peta Kerja Desa Bandar Jaya Kecamatan Siak Kecil. Seminar Nasional Industri dan Teknologi (SNIT). 2024: 549-557.
Restuti, S., Pitisye, A.B., Hasibuan, A., Ananda, D.R., Putri, D.E., Hasanah, F., Wiraguna, A.R.F., Marsyof, M.S., & Voadi, S.D. Pembuatan Peta Berbasis Geospasial Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Sejangat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Abdi Geomedisains. 2024; 5(1): 13-20.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ignatius Adi Prabowo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:
• Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.