Landmark Sebagai Identitas Dan Daya Tarik Kota

Landmark as the Identity and Attraction of the City

Penulis

  • Edhi Prasetya Prodi Arsitektur, Universitas Pancasila
  • Agus S. Sadana
  • Ashri Prawesthi
  • Diptya Anggita
  • Swambodo M. Adi

Kata Kunci:

landmark, identitas kota, citra kota, pengabdian masyarakat, Tugu Yogyakarta

Abstrak

ABSTRAK

Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu kewajiban dosen untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada masyarakat luas. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah penyuluhan mengenai peran landmark sebagai identitas dan daya tarik kota. Landmark berperan penting dalam menciptakan keteraturan visual kota, memperkuat orientasi ruang, serta membentuk ikatan emosional antara masyarakat dan lingkungannya. Melalui studi kasus Tugu Yogyakarta atau Tugu Pal Putih, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya landmark sebagai simbol budaya dan identitas kota yang berkontribusi terhadap citra dan daya tarik pariwisata perkotaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Tugu Yogyakarta dikenal luas sebagai ikon wisata, sebagian besar masyarakat belum memahami nilai simbolik dan perannya dalam membangun citra kota. Oleh karena itu, program penyuluhan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap makna landmark, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian nilai budaya dan penguatan karakter kota.

Kata kunci: landmark, identitas kota, citra kota, pengabdian masyarakat, Tugu Yogyakarta

 

 

Referensi

K. Lynch, The Image of The City. The M.I.T. Press, 1960.

S. Ziaei, “Urban Landmarks and Their Relationships with Place Attachment,” University Putra Malaysia, Serdang, Selangor, Malaysia, 2014. [Online]. Available: http://psasir.upm.edu.my/id/eprint/51735/1/FRSB 2014 8RR.pdf

S. Can, “The City Image and Its Elements by Kevin Lynch,” All About My Architectural Education, 2019. https://semanurcan.wordpress.com/2019/10/27/the- city-image-and-its-elements-by-kevin-lynch/ (accessed May 21, 2024).

T. A. Sigit, “Sumbu Filosofi Yogyakarta Resmi Ditetapkan UNESCO Sebagai Warisan Dunia.” Kanwil DJPb Prov. D.I.Y., 2024. [Online]. Available: https://djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/diy/id/data-publikasi/artikel/3699-sumbu-filosofi- yogyakarta-resmi-ditetapkan-unesco-sebagai-warisan-dunia.html

M. I. Amar and R. E. A. Sartika, “New York Times Sebut Yogyakarta sebagai ‘Center of the Universe’, Kok Bisa?,” kompas.com, Jakarta, Jan. 27, 2025. [Online]. Available: https://www.kompas.com/tren/read/2025/01/27/160000165/new-york- times-sebut-yogyakarta-sebagai-center-of-the-universe-kok-bisa?page=all

S. Mowbray, “Never Heard of Yogyakarta? It Might Be the Center of the Universe,” The New York Times, New York, p. 20, Jan. 20, 2025. [Online]. Available: https://www.nytimes.com/2025/01/20/travel/yogyakarta-indonesia.html

Kratonjogja.id, “Sumbu Filosofi Yogyakarta, Tugu Golong Gilig Setelah Gempa 1867.” 2018. [Online]. Available: https://kratonjogja.id/tata-rakiting/11-tugu-golong- gilig-simbol-persatuan-rajadan-rakyat/

Kratonjogja.id, “Sumbu Filosofi Yogyakarta, Pengejawantahan Asal dan Tujuan Hidup,” 2022. https://www.kratonjogja.id/tata-rakiting/21-sumbu-filosofi-yogyakarta- pengejawantahan-asal-dan-tujuan-hidup/

A. S. Sadana and A. I. Wibisono, “Introducing Landmarks: The Tugu Yogyakarta’s Popularity in Literature Review and Online Media.,” J. Humanit. Soc. Sci. Stud., vol. 6, no. 11, pp. 45–59, 2024, doi: https://doi.org/10.32996/jhsss.2024.6.11.4.

A. S. Sadana, L. E. Prasetya, A. P. Dharmaraty, A. I. Wibisono, and S. M. Adi, “The Yogyakarta’s Special Fascination: Iconic Landmarks, Memories, Hopes, and Challenges,” Res. Find. that are Curr. being Process. as a J. Artic., 2025.

A. S. Sadana, L. E. Prasetya, and A. P. Dharmaraty, “Pemahaman Masyarakat Terhadap Transformasi Nilai-nilai Filosofis Dalam Tata Ruang Kota Yogyakarta,” in Prosiding Semrestek 2023, 2024, pp. 283–291. [Online]. Available: https://teknik.univpancasila.ac.id/semrestek/prosiding/index.php/12345/article/view/ 529

A. S. Sadana, “The Urban Elements’ Visual Attractiveness of Tugu Pal Putih as Yogyakarta City Tourist Spot,” Int. J. Glocal Tour., vol. 2, no. 4, pp. 223–232, 2021, doi: https://doi.org/10.58982/injogt.v2i4.123.

A. S. Sadana, L. E. Prasetya, S. M. Adi, and A. P. Dharmaraty, “The Cyclist’s Behavior in Yogyakarta’s City Landmark,” Int. J. Res. Rev., vol. 11, no. 5, pp. 423– 431, 2024, doi: https://doi.org/10.52403/ijrr.20240550.

J. E. Chukwuere, D. Adom, and P. C. Chukwuere, A-Z of Social Media Research Methods. Mahikeng: Jozac Publishers, 2022. doi: https://doi.org/10.57040/JP.4.

R. Dolan, J. Conduit, C. Frethey-Bentham, J. Fahy, and S. Goodman, “Social media engagement behavior,” Eur. J. Mark., vol. 53, no. 10, pp. 2213–2243, Jan. 2019, doi: 10.1108/EJM-03-2017-0182.

E. A. M. Supanggih, C. Ferdyani, and A. A. D. A, “Nilai Religiositas dalam Tembang ‘Tak Lela-Lela Ledhung,’” Satwika Kaji. Ilmu Budaya dan Perubahan Sos., vol. 1, no. 2, pp. 20–28, 2017, doi: https://doi.org/10.22219/satwika.v1i2.7015.

N. A. Hawa, B. Harto, and P. Pramuditha, “Efektifitas Komunikasi Pemasaran Bisnis UMKM Melalui Fitur Reels Instagram,” Komversal J. Komun. Univers., vol. 5, no. 1, pp. 40–51, 2023, doi: https://doi.org/10.38204/komversal.v5i1.1204.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Prasetya, E., S. Sadana, A., Prawesthi, A., Anggita, D. dan M. Adi, S. (2025) “Landmark Sebagai Identitas Dan Daya Tarik Kota: Landmark as the Identity and Attraction of the City ”, Retii, hlm. 47–56. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6247 (Diakses: 4Juni2026).