The Slope Stability Analysis of Highwall under the Influence of Mining Infrastructure in the Optimization Plan of Coal Mining

Penulis

  • Septi Wulandari Wulandari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Hartawi Riskha

Kata Kunci:

slope stability, highwall, safety factor, Hoek–Brown

Abstrak

Kajian kestabilan lereng pada sisi highwall pada tambang batubara PT. X dilakukan dalam rangka mendukung rencana optimalisasi penambangan seam M dan N agar diperoleh cadangan batubara secara lebih efisien tanpa mengurangi faktor keselamatan tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh keberadaan settling pond terhadap kestabilan lereng highwall serta menentukan kelayakan desain geometri lereng yang diajukan. Analisis dilakukan menggunakan data geoteknik berupa sifat fisik dan mekanik batuan, kondisi bidang diskontinuitas, serta parameter massa batuan berdasarkan metode Rock Mass Rating (RMR) dan kriteria kekuatan Hoek–Brown. Nilai Faktor Keamanan (FK) dan Probabilitas Kelongsoran (PK) dianalisis pada kondisi dinamis dengan mempertimbangkan percepatan seismik sebesar 0.08 g dan muka air tanah berada pada 80–85% dari tinggi lereng. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai FK minimum pada kondisi dinamis adalah 1.072 dengan PK sebesar 2.608%, yang masih berada di atas batas aman sesuai Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Hal ini menandakan bahwa lereng highwall berada dalam kondisi stabil, dan keberadaan settling pond tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kestabilan global. Dengan demikian, rancangan lereng hasil desain optimalisasi dapat diterapkan secara aman dalam kegiatan operasional tambang.

Referensi

E. Hoek, et al, Hoek-Brown Failure Criterion 2002. Edition, The Institution of Mining and Metallurgy, London, 2002.

H. Trihatmono, et al., “Kajian Probabilitas Kemantapan Lereng pada Highwall Untuk Rekomendasi Optimalisasi Pit Pelikan PT. Kaltim Prima Coal Site Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur,” Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, vol. 2, no. 2, pp 40-50, 2017.

I. Arif, Geoteknik Tambang Mewujudkan Produksi Tambang yang Berkelanjutan dengan Menjaga Kestabilan Lereng, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2016.

Menteri ESDM, “Kepmen No. 1827K/30/MEM/2028 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik,” 2018

M.M. Lollong, et al., “Analisis Kestabilan Lereng dengan Menggunakan Metode Rock Mass Rating (RMR) dan Metode Slope Mass Rating (SMR) pada Penambangan Batupasir Daerah Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur,” Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, vol. 7, no. 1, pp 50-60, 2019.

M.P. Pangaribuan, N. Retongga, “Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) untuk Menentukan Faktor Keamanan Lereng Pada Tambang Tuf Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,” Jurnal Geosains dan Teknologi, vol. 5, no.3, 2022.

S. Wibowo, et al., “Kajian Kestabilan Lereng Batuan Menggunakan Klasifikasi Massa Batuan, Metode Elemen Hingga, dan Analisis Batuan Jatuh,” Padjajaran Geoscience Journal, vol. 2, no. 5, 2018.

Z.T. Bieniawski, Engineering Rock Mass Classifications: A Complete Manual For Engineers And Geologists In Mining, Civil, And Petroleum Engineering, 51-62. New York: John Wiley & Sons, 1989.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Wulandari, S. W. dan Hartawi Riskha (2025) “The Slope Stability Analysis of Highwall under the Influence of Mining Infrastructure in the Optimization Plan of Coal Mining”, Retii, hlm. 292–298. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6366 (Diakses: 4Juni2026).