PENGARUH PENYEDIAAN PRASARANA LISTRIK TERHADAP PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN SLEMAN

  • Solikhah Retno Hidayati

Abstrak

Jaringan listrik merupakan salah satu prasarana dasar untuk mendukung perkembangan wilayah. Ketersediaan dan kapasitas jaringan listrik menjadi salah satu faktor bagi penduduk untuk memilih lokasi tempat tinggal. Pemilihan lokasi ini membentuk pola tertentu, dengan asumsi bahwa semakin mudah akses terhadap infrastruktur listrik maka semakin banyak pula penduduk yang bermukim di wilayah tersebut.

Dengan demikian akan terbentuk sistem permukiman yang dipengaruhi oleh infrastruktur listrik. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh prasarana listrik terhadap perkembangan
sistem permukiman di wilayah suburban, dengan studi kasus Kabupaten Sleman.

Metode yang digunakan adalah metode pengukuran sektor basis dan analisis overlay peta. Studi literatur dilakukan untuk mendapatkan data gambaran umum wilayah studi serta data-data terkait yang akan digunakan dalam penelitian. Untuk
analisis pengaruh penyediaan prasarana listrik dilakukan interpretasi peta jaringan listrik dan peta distribusi permukiman.
Hasil  overlay  selanjutnya  diinterpretasi  untuk  mengetahui  bagaima  perkembangan  pola  permukiman  dikaitkan  dengan penyediaan jaringan listrik.


Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem permukiman di Sleman memiliki pola sentralitas yang berorientasi pada Kota Yogyakarta. Sistem permukiman di Sleman membentuk hirarki, dan hirarki tertinggi di Kecamatan Depok. Permukiman pendudukdi wilayah suburban berkembang sesuai dengan distribusi jaringan listrik. Penyediaan prasarana listrik menghadapi tantangan, salah satunya adalah tantangan keberlanjutan. Aspek keberlanjutan harus dipikirkan supaya pasokan listrik tetap
dapat memenuhi kebutuhan penduduk, sesuai demand yang ada. Oleh karena itu, perlu perkembangan pola dan sistem permukiman yang dapat mendukung penyediaan listrik yang efisien dan efektif.

Diterbitkan
2015-10-12