PENGARUH VARIA SI JENIS OLI SAMPING (OIL MIXTURE) TERHADAP PRESTASI MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA KENDARAAN BERMOTOR 2 TAK

  • Saifudin Saifudin

Abstrak

Sistem pelumasan pada motor dua langkah menggunakan oli samping. Oli samping ini akan masuk dan ikut terbakar bersama bensin–udara di dalam ruang bakar, sehingga jenis oli samping akan mempengaruhi performa mesin (daya dan torsi)
dan emisi gas buang. Peneliti mengkaji lebih lanjut terhadap hal tersebut dengan menampilkan data-data kualitatif yang terkait dengan pengaruh penggantian oli samping terhadap prestasi mesin dan emisi gas buang.

Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan melakukan penggantian jenis oli samping yang digunakan untuk mesin (Shell Advance SX 2T, Mesrania 2T Sport dan Ultraline Racing 2T) pada Yamaha RX King. Pengukuran daya dan torsi menggunakan Dynotester dan pengujian emisi gas buang menggunakan Engine Gas Analyzer.
Hasil pengukuran daya untuk jenis oli samping Shell Advance SX 2T adalah 20,9 HP, jenis Mesrania 2T Sport 20,8 HP
dan jenis Ultaline Racing 2T 20,6 HP. Pada pengukuran torsi diperoleh bahwa jenis oli samping Shell Advance SX 2T menghasilkan torsi yang paling baik karena lebih berkembang pada RPM rendah maupun tinggi. Pada pengukuran emisi gas buang  diperoleh bahwa  semua  sampel  memiliki  rata–rata  kadar  HC  yang  sama.  Pada  pengujian  CO  diperoleh bahwa Ultraline Racing 2T minyak pelumas dengan kinematic viscosity yang besar dan viscosity index yang kecil menghasilkan emisi CO yang terendah yaitu 2,5%. Sehingga disimpulkan bahwa kinematic viscosity yang rendah dan viscosity index yang besar akan menghasilkan daya dan torsi yang paling baik, selain itu bahwa daya berbanding lurus dengan emisi gas buang yang dihasilkan.

Diterbitkan
2015-10-20