Pengaruh Variasi Litologi Terhadap Kualitas Air Tanah di Daerah Semin dan Sekitarnya, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Kata Kunci:
Keyword : Springs, Hydrogeology, SeminAbstrak
Daerah penelitian terletak pada fisiografi zona pegunungan selatan tepatnya di daerah Semin, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang disusun oleh dua formasi yaitu formasi Oyo dan Formasi Semilir yang tersusun oleh satuan - satuan batuan yang berbeda dan memiliki komposisi batuan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pengukuran TDS (Total Dissolve Solid), DHL (Daya Hantar Listrik), pH, dan MAT (Muka air tanah). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh litologi terhadap kualitas airtanah dan untuk mengetahui air tanah yang layak dikonsumsi bagi masyarakat. Pola aliran air tanah ke elevasi MAT yang lebih ke arah barat. Nilai TDS menunjukkan airtanah pada lokasi penelitian tergolong dalam air tawar dan sudah lolos uji mutu airtanah. Nilai EC berkisar 209 – 1104 µs/cm. pengujian pH airtanah berkisar antara 6,9 – 7,5. pada daerah penelitian terdapat jenis batuan sedimen karbonat yang mendominasi, yaitu kalkarenit 82,6% dan sedimen klastik yaitu breksi 4,3%, serta batuan piroklastik yaitu tuff 13,1%. kualitas airtanah pada ketiga jenis litologi yang ditemukan layak untuk dikonsumsi karena belum melewati ambang batas mutu air. Namun ada satu sumur pada litologi yang memiliki warna sedikit keruh, berbau, dan berasa, air sumur ini diduga terkena pencemaran.
Kata kunci : Mata Air, Hidrogeologi, Semin
Referensi
USGS, 2019. Banyak Air Di Bumi. Diakses pada tanggal 22 Juli 2025 https://www.usgs.gov/special-topics/water-science-school/science/how-much-water-there-earth.
Asdak, C., 1995. Hidrologi Pengolahan Daerah Aliran Sungai. Gajah Mada Universuty Press, Yogyakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017. Peraturan Menteri Kesehatan RI No.864/MENKES/PER/IV/2017. Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, Jakarta.
Grabau, A. W. (1904). Phylogeny of Fusus and its allies (Vol. 1417). Smithsonian institution.
Schmid, R. 1981. Descriptive nomenclature dan classification of pyroclastic deposits dan fragments: Recomendations of the IUGS Subcommission on the Systematics of Igneous Rocks. Geology, 9, hal. 41-43.
Ford, D. dan Williams, P. 1992. Karst Geomorphology and Hydrology. London: Chapman and Hall.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Prosiding ini memberikan akses terbuka langsung ke isinya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Semua artikel yang diterbitkan Open Access akan segera dan secara permanen gratis untuk dibaca dan diunduh semua orang.