Penentuan Fasies dan Arah Arus Purba Berdasarkan Karakteristik Batuan Dan Struktur Sedimen Slump di Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah

Penulis

  • al hussein flowers rizqi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Robert Timotius Tuska Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Ari Fajar Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Saviola Rusmania Ramadhani Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Kata Kunci:

Facies, Paleocurrent, Slump Structures

Abstrak

Lokasi penelititan berada di daerah Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Lokasi penelitian berada di Zona Kendeng dan masuk pada Formasi Kerek. penelitian ini menggunakan metode Measuring Section atau profil batuan dengan menggunakan meteran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fasies dan arah arus purba berdasarkan karakteristik batuan dan strukur sedimen slump yang ditemukan pada lokasi penelititan. Dari data lapangan yang telah diamati terdapat 5 jenis batuan penyusun yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu, batugamping, batugamping pasiran, napal, napal pasiran, dan batupasir karbonat. Dari pengukuran Measuring Section atau profil batuan ditemukan perselingan napal dan batugamping klastik ukuran medium sand di bagian bawah, dilanjutkan dengan batugamping masif, dan batupasir karbonat pada bagian atas dengan struktur sedimen slump. Dari hasil pengukuran Measuring Section atau profil batuan didapatkan 3 fasies pengendapan yang dimulai dari fasies Classical Turbidite (CT) di bagian bawah, fasies Massive Sandstone (MS) di bagian tengah, dan Fasies Slump (SL) di bagian atas. Berdasarkan hasil diagram rosset didapatkan pola arus purba pada lokasi penelitian memiliki pola Bipolar. Struktur sedimen slump yang ditemukan di lokasi penelitian memiliki arah N 182° E, dari data struktur sedimen slump dapat di interpretasikan arah arus purba lokasi penelitian adalah utara-selatan, dan sumber material sedimen yang kemudian membentuk batuan pada lokasi penelitian adalah mempunyai sumber dari utara.

Kata kunci : fasies, arus purba, struktur slump

Biografi Penulis

al hussein flowers rizqi, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

departement of geological engineering

Referensi

Harisulistyo, M. I., Pramaditya, M., Yuditama, R. R., dan Putra, G. P. 2023. Karakteristik Dan Penentuan Fasies Pengendapan Turbidit Pada Formasi Kerek, Banyumeneng, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. JURNAL TEKNIK GEOLOGI: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 5(2), 7-14.

Sidi, C. P., dan Yuwanto, S. H. 2022. Studi Geologi Dan Analisis Fasies Turbidit Pada Formasi Kalibeng Daerah Repaking Dan Sekitarnya Wonosegoro Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah. In Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan.

Walker, R., dan James, N. 1992. Facies Models Response to Sea Level Change. Canada: Geological Association of Canada.

Saputra. R. N., Novian. M. I., dan Husein. S. 2015. Penentuan Paleogeografi Berdasarkan Struktur Slump Studi Kasus Formasi Halang Daerah Wonosari, Kebumen, Jawa Tengah. Proceeding, Seminar Nasional Kebumian Ke-8 Academia-Industry Linkage. 15-16 Oktober 2015; Grha Sabha Pramana.

Saputra, A. H., dan Wijaya, B. 2022. Analisis Arus Purba Pada Daerah Kedungwringin, Kecamatan Sempor, Jawa Tengah: Paleocurrent Analysis Of Kedungwringin Region, Sempor District, Central Java. Journal of Geoscience Engineering and Energy (JOGEE), 148-155.

Walker, R. G., & Cant, D. J. 1984. Sandy fluvial systems. Facies models, 1, 71-89.

Bouma, A. 1964. Turbidites. In Developments in sedimentology (Vol. 3, pp. 247-256). Elsevier.

Tucker, M.E., 2003, Sedimentary Rocks in the Field. 3rd edition., John Wiley & Sons, Ltd., Publication, United Kingdom, hal.179-190.

Shammugam, G. 2012. New Prespective of Deep-Water Sandstone, Amsterdam: Elsevier

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

rizqi, al hussein flowers, Timotius Tuska, R., Fajar, A. dan Rusmania Ramadhani, S. (2025) “Penentuan Fasies dan Arah Arus Purba Berdasarkan Karakteristik Batuan Dan Struktur Sedimen Slump di Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah”, Retii, hlm. 53–59. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6264 (Diakses: 4Juni2026).