STUDI PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN BERDASRKAN ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA TERHADAP NILAI AIRBLAST DI PT. X

Penulis

  • Ilham Akhmad
  • Revia Oktaviani Universitas Mulawarman
  • Lucia Respati Universitas Mulawarman
  • Tommy Trides Universitas Mulawarman
  • Ardhan ismail Universitas Mulawarman

Kata Kunci:

airblast, bahan peledak, stemming, peledakan, SPL

Abstrak

Airblast merupakan gelombang tekanan udara berlebih yang dihasilkan dari peledakan dan dapat menimbulkan gangguan lingkungan maupun kerusakan struktur di sekitar area tambang. Jumlah isian bahan peledak dan panjang stemming diidentifikasi sebagai variabel utama yang mempengaruhi intensitas airblast. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer berupa geometri peledakan, jumlah isian bahan peledak, panjang stemming, jarak pengukuran, serta hasil pengukuran airblast menggunakan Micromate, dan data sekunder berupa peta serta informasi teknis lokasi penelitian. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui hubungan dan kontribusi masing-masing variabel terhadap nilai Sound Pressure Level (SPL) airblast. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap besaran airblast. Peningkatan jumlah isian bahan peledak cenderung menaikkan nilai SPL, sedangkan peningkatan panjang stemming menurunkannya. Sebagian besar nilai SPL berada di bawah baku tingkat kebisingan SNI 7570:2010, namun terdapat beberapa kejadian yang melebihi batas rekomendasi sehingga diperlukan penyesuaian desain peledakan. Kesimpulannya, pengendalian airblast dapat dioptimalkan melalui pengaturan jumlah isian bahan peledak per lubang dan penerapan panjang stemming yang sesuai kondisi geologi setempat. Rekomendasi mencakup pengaturan powder factor serta penggunaan material stemming dengan kepadatan dan panjang optimal untuk meminimalkan dampak airblast.

Referensi

Anggara, R., 2017, Teknik Peledakan, Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah.

Anonim, 2004, Kursus Juru Ledak Kelas II, Departemen Pertambangan dan Energi, Yogyakarta.

Anonim, 1989, Handbook of Blasting Tables, ICI Explosives Australia Operations Pty Ltd, Sydney.

Bhandari, S, Engineering Rock Blasting Operations. A.A Balkema : Rotterdam.

Cahyadi, A.I, 2017, Analisis Pengaruh Getaran Tanah Akibat Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng Highwall Pit 4200 Blok 1 South Block 1 (Rml) Pt. Trubaindo Coal Mining Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur., UNMUL., Samarinda.

Cahyadi, R, 2017, Analisis Korelasi Scaled Distance Terhadap Getaran Tanah Pada Operasi Peledakan Batu Kapur PT. Semen Baturaja (PERSERO).

Dowding, C, 1984, Effects of Repeated Blasting on a Wood Frame House. Office of Surface Mining Reclamation and Enforcement. USA.

Jimeno, C.L, 1995, Drilling and Blasting of Rock. A.A Balema : Rotterdam.

Ketut, W, 2014, Buku Ajar Fisika. Fakultas Teknik, Universitas Udayana.

Koesnaryo, 1988, Bahan Peledak dan Metode Peledakan. Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, Yogyakarta.

SNI 7570 : 2010, Baku Tingkat Kebisingan pada Kegiatan Pertambangan Terhadap Lingkungan. Badan Standardisasi Nasional Indonesia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Akhmad, I., Revia Oktaviani, Lucia Respati, Tommy Trides dan Ardhan ismail (2025) “STUDI PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN BERDASRKAN ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA TERHADAP NILAI AIRBLAST DI PT. X ”, Retii, hlm. 131–138. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6318 (Diakses: 4Juni2026).