Redesain Batas Akhir Penambangan berdasarkan Re-Analisis Kestabilan Lereng Lowwall pada Pit Mahakam Barat PT Insani Baraperkasa Blok Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Penulis

  • Sonia R M Rembang
  • Tommy Trides Universitas Mulawarman
  • Agus Winarno Universitas Mulawarman
  • Ardhan Ismail Universitas Mulawarman
  • Windhu Nugroho Universitas Mulawarman

Kata Kunci:

kestabilan lereng; faktor keamanan; probabilitas kelongsoran; redesain; stripping ratio

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan re-analisis kestabilan lereng lowwall serta redesain batas akhir penambangan (ultimate pit limit) pada Pit Mahakam Barat, PT Insani Baraperkasa. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lereng desain awal dan menentukan rancangan geometri lereng yang aman dan ekonomis berdasarkan kondisi geoteknik terkini. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng lowwall pada desain awal memiliki nilai Faktor Keamanan (FK) sebesar 1,22 dan Probabilitas Kelongsoran (PoF) sebesar 13,06% dalam kondisi statis, yang termasuk kategori kritis. Redesain lereng dengan geometri baru—litologi batubara (60°, 8 m, 5 m), batupasir (35°, 10 m, 7 m), serta batulempung dan batulanau (40°, 10 m, 5 m)—menghasilkan geometri keseluruhan dengan sudut kemiringan 32°. Nilai FK meningkat menjadi 1,41 dan PoF menurun menjadi 1,12% dalam kondisi dinamis, menunjukkan kondisi lereng yang stabil. Perubahan geometri lereng ini berdampak terhadap peningkatan cadangan batubara dan volume overburden. Redesain meningkatkan 14.050,16 MT cadangan batubara, dari 4.520.898,73 MT menjadi 4.534.948,89 MT, serta peningkatan overburden 288.673,28 BCM, dari 43.616.288,13 BCM menjadi 43.904.961,41 BCM. Hasil redesain menunjukkan nilai stripping ratio (SR) yang tetap ekonomis ≤ 11,31, yaitu 9,68, sedikit meningkat dari SR awal 9,65, sehingga hasil redesain dapat dinyatakan layak secara ekonomis

Referensi

Afifa, Raihana H. 2022. “Analisis Kestabilan Lereng Highwall dan Lowwall Menggunakan Limit Equilibrium Method pada Pit Penambangan Batubara PT B, Kalimantan Timur”. UIN: Jakarta.

Ali, Rinal K, dkk. 2017. “Analisis Peningkatan Faktor Keamanan Lereng pada Areal Bekas Tambang Pasir dan Batu di Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati”. Vol. 5 No. 7. Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Arif, Irwandy. 2016.Geoteknik Tambang. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Bachtiar, A. 2006. Slide Kuliah Geologi Indonesia. Prodi Teknik Geologi. FIKTM-ITB: Bandung.

Das, B. M. 2007. Fundamentals Of Geotechnical Engineering (Third Edition). Cl Engineering. ISBN: 978-0-495-29572-3.

Gouw, Herman. 2015. “Analisa Stabilitas Lereng Limit Equilibrium vs Finite Element Method”. Universitas Bina Nusantara: Jakarta.

Hustrulid, W., Kuctha, M., and Martin R. 2013. Open pit Mine Planning and Design Volume 1-Fubdamentals 3rd Edition. Taylor & Francis: London.

Hoek, Brown. 2018. “The Hoek-Brown Failure Criterion and GSI-2018 Edition”. Journal of Rock Mechanics and Geotechnical Engineering.

Jevino, G. dkk. 2019. “Perancangan Pit S17GS pada PT. Kitadin Site Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur”. Vol. 7 No. 2. Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL: Samarinda.

Kepmen ESDM RI No. 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik.

Kubra, Khadijatul. “Optimalisasi Desain Geometri Lereng Lowwall untuk Mengurangi Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Penutup”. UIN: Jakarta.

Rahman, Rahmat. 2025. “Pengaruh Parameter Geoteknik Dari Hasil Pengeboran terhadap Desain Tambang PT.Insani Baraperkasa Site Km 11, Kabupaten Kutai Kartangara”. Universitas Mulawarman: Samarinda

Rai, Made A, dkk. 2014. Mekanika Batuan. ITB: Bandung.

Standar Nasional Indonesia, 2012 (SNI 1726:2012). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Strutur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Badan Standardisasi Nasional.

Standar Nasional Indonesia, 2019 (SNI 5015:2019). Pedoman Pelaporan Sumberdaya dan Cadangan Batubara. Badan Standardisasi Nasional.

Steffen, O. K. H., Contreras, L. F., Terbrugge, P. J., dan Venter, J. 2008. A Risk Evaluation Approach for Pit Slope Design. The 42nd US Rock Mechanics Symposium and 2nd US-Canada Rock Mechanics Symposium: San Francisco.

Sulistyana, W. 2010. Perencanaan Tambang. Anugrah Print: Yogyakarta.

Supriatna, dkk. 1995. Peta Geologi Lembar Samarinda, Kalimantan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi: Bandung.

Syaifuddin, A.S. 2019. “Optimasi Produksi Penambangan dari Aspek Perancangan Geomteri Lereng Kuari Tanah Liat Mliwang Barat PT. Semen Indonesia (Persero) TBK. Kabupaten Tuban, Jawa Timur”. UIN: Jakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara.

Winarno, Agus, dkk. 2019. “Mineral and Geochemistry Study of Lower Kutai Basin Coal East Kalimantan”. IOP Publishing.

Wyllie, D. C., & Mah, C. W. 2004. Rock Slope Engineering: Civil And 56 Mining, 4th Edition. Spon Press: London. ISBN: 0-203-49908-5.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Rembang, S. R. M., Tommy Trides, Agus Winarno, Ardhan Ismail dan Windhu Nugroho (2025) “Redesain Batas Akhir Penambangan berdasarkan Re-Analisis Kestabilan Lereng Lowwall pada Pit Mahakam Barat PT Insani Baraperkasa Blok Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur”, Retii, hlm. 148–159. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6320 (Diakses: 4Juni2026).