Spatial Modelling Untuk Analisis Ketimpangan Akses Transportasi Perkotaan di Bandar Lampung

Penulis

  • Iman Ceria Invokafit Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Prayogi Prayogi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Valeri Destia Putri Pratama Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Solikhah Retno Hidayati Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Kata Kunci:

Spatial Modelling, Transportasi, Aksesibilitas, Perkotaan, Bandar Lampung

Abstrak

Perkotaan modern menghadapi tantangan kompleks terkait keterkaitan antara sistem transportasi, tata guna lahan, dan kualitas aksesibilitas bagi warganya. Aksesibilitas yakni kemampuan individu untuk mencapai kegiatan, layanan, pekerjaan, atau fasilitas dalam batasan waktu dan biaya tertentu menjadi indikator penting dalam perencanaan wilayah dan kota karena mencerminkan bagaimana ruang kota memungkinkan mobilitas, interaksi sosial dan ekonomi, serta inklusi ruang-waktu. Sebagai contoh, pada konteks kota-kota berkembang, penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan dalam aksesibilitas transportasi dapat memperkuat kesenjangan sosial-ruang dan menurunkan efisiensi mobilitas warga (Giannotti et al., 2021) [1]. Sejalan dengan hal tersebut, kebijakan pengembangan kota yang berkelanjutan semakin menekankan bahwa bukan sekadar peningkatan mobilitas kendaraan yang penting, melainkan bagaimana sistem transportasi dan jaringan jalan mendukung aksesibilitas yang merata dan efisien. Oleh karena itu, dalam studi ini akan dilakukan pemodelan spasial untuk mengidentifikasi dan menganalisis ketimpangan aksesibilitas transportasi perkotaan di Kota Bandar Lampung dengan harapan memberikan rekomendasi perencanaan wilayah dan kota yang lebih adil serta mendukung mobilitas dan pertumbuhan perkotaan.

 

Referensi

M. Giannotti, “Inequalities in transit accessibility: Contributions from a comparability study of São Paulo and London,” Transportation Research Part A: Policy and Practice, vol. 143, p. 102627, 2021.

F. Shi, “Research on Accessibility and Equity of Urban Transport: A Case Study,” Journal of Advanced Transportation, vol. 2021, Article ID 1103331, 2021.

L. Gao, “Nonlinear effects of public transport accessibility on urban development: A case of mountainous cities,” Transport Policy, vol. XX, pp. XX-XX, 2023.

A. Bokhari and F. Sharifi, “Public transport inequality and utilization: Exploring the perspective of the inequality impact on travel choices,” Sustainability, vol. 16, no. 13, p. 5404, 2024.

M. Kirmizi, "Transport Inequality in Today's Cities at the Intersection of Mobility and

Inequality," Trafik ve Ulam Aratrmalar Dergisi, vol. 61, 2023.

L. Nicoletti, M. Sirenko, and T. Verma, “Disadvantaged communities have lower access to urban infrastructure,” Environment and Planning B: Urban Analytics and City Science, vol. 50, no. 3, pp. 831-849, 2022.

Z. Ansar and W. T. de Vries, "Urban Sprawl Symptoms in Bandar Lampung Suburban Area, Indonesia," Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, vol. 11, no. 2, pp. 205–222, Dec. 2024.

P. Iamtrakul and S. Chayphong, “Exploring Spatial Accessibility to Urban Activities Based on the Transit-Oriented Development Concept in Pathum Thani, Thailand,” Sustainability, vol. 16, no. 5, p. 2195, Mar. 2024.

Y. Yang et al., “Factor mobility, transportation network and green economic growth: Evidence from the Pan Pearl River Delta urban agglomeration,” Scientific Reports, vol. 12, Article 24624, 2022.

S. Lestari, A. Susanto, and M. Wahib, “Revitalisasi Akses Transportasi: Strategi untuk Memperbaiki Pendapatan Komunitas Pedesaan di Indonesia,” Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Sciences (JEBMASS), vol. 3, no. 3, pp. 148–158, Mar. 2025.

M. Saraiva and J. Barros, “Accessibility in São Paulo: An individual road to equity?,” Applied Geography, vol. 144, no. 102731, pp. 1–11, 2022.

A. Maghfuri, A. D. Pamungkas, and F. Faturrahim, “Optimalisasi moda transportasi umum guna meningkatkan konektivitas wilayah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cilacap,” Jurnal Inovasi Daerah, vol. 4, no. 1, pp. 92–104, Jun. 2025.

Y. Yang et al., “Factor mobility, transportation network and green economic growth: Evidence from the Pan Pearl River Delta urban agglomeration,” Scientific Reports, vol. 12, Article 24624, 2022.

P. Iamtrakul and S. Chayphong, “Exploring Spatial Accessibility to Urban Activities Based on the Transit-Oriented Development Concept in Pathum Thani, Thailand,” Sustainability, vol. 16, no. 5, p. 2195, Mar. 2024.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Iman Ceria Invokafit, Prayogi, P., Valeri Destia Putri Pratama dan Hidayati, S. R. (2025) “Spatial Modelling Untuk Analisis Ketimpangan Akses Transportasi Perkotaan di Bandar Lampung”, Retii, hlm. 223–227. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6347 (Diakses: 4Juni2026).