ANALISIS KUALITAS BATUGAMPING SEBAGAI BAHAN BAKU UTAMA SEMEN DI PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK. KECAMATAN PALIMANAN KABUPATEN CIREBON PROVINSI JAWA BARAT
Kata Kunci:
Batugamping, Blending, Kualitas, Semen, XRD, XRFAbstrak
Terdapat kadar batugamping yang tinggi dan rendah yang berada di Kuari penambangan batugamping di PT Indocement Tunggal Prakarsa. Oleh karena itu untuk mendapatkan kualitas bahan baku yang baik, maka perlu dilakukan analisis geokimia dengan metode Geokimia berupa analisis X-Ray Diffraction (XRD) dan X- Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui kadar unsur yang terkandung dalam batugamping dengan tujuan untuk mengetahui hasil kadar yang dimiliki tiap sampel batugamping yang akan digunakan untuk pembuatan semen. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan litologi batuan yang terdapat pada sampel 1 sampai 15 memiliki litologi batuan yang berbeda yakni sampel sampel 1,6,9,10 litologi batuan mudstone, sampel 2,3,11,13 litologi batuan Packestone, sampel 5,12,14,15 dengan litologi batuan wackestone, dan litologi batuan Boundstone sampel 4,7,8. Kadar batugamping pada sampel 9 dan 1 memiliki kadar CaO, SiO₂, dan Al₂O₃ yang rendah, maka dari itu direkomendasikan blending batugamping yang memenuhi standar kadar yang ditentukan, dimana pada kadar CaO 29.93% dilakukan blending antara sampel batuan pada sampel 9 dan 14 setelah diblending memperoleh hasil 62.75%. Kadar CaO 47.45% dilakukan blending pada sampel 1 dan 14 setelah diblending memperoleh hasil 64.51%. Kadar SiO₂ 24.1% dilakukan blending antara sampel batuan 1 dan 12 setelah diblending memperoleh hasil 12.95%. Kadar SiO₂ 49.09% dilakukan blending antara sampel batuan 9 dan 12 setelah diblending memperoleh hasil 15.45%. Kadar Al₂O₃ 18.04% dilakukan blending antara sampel yang diwakili sampel batuan 9 dan 8 setelah diblending memperoleh hasil 5.87%. Sampel 2,4,12 termasuk kedalam jenis semen Portland tipe 1, sampel 3,11 masuk kedalam semen Portland tipe 3, Sampel 3,5,7,14, masuk Portland tipe 4, Sampel 13,10 masuk kedalam semen Portland tipe 5. Sampel 6 dengan hasil yang dimiliki bisa temasuk kedalam 3 tipe yaitu Portland tipe 1,3,5. Sampel 9 dengan hasil yang dimiliki bisa temasuk kedalam 2 tipe yaitu Portland tipe 4,5. Sampel 1 dengan hasil yang dimiliki bisa temasuk kedalam 2 tipe yaitu Portland tipe 1,3.
Referensi
Admojo, 2020. Analisis Kualitas Batugamping Sebagai Bahan Baku Utama Semen, Universitas Islam Riau, Pekanbaru
American Standart Testing and Material 1996. C618:92a. Standart Spesification of Portland Cement. United States.
Badan Standararisasi Nasional. 2018 . SNI 2049:2004 Penentuan Kadar CaO, MgO, SiO2, AL2O3, Fe2O3, MnO, Na2O, K2O, LOI Dalam contoh batugamping, Kalsit, Dolomit, dan Marmer. Bandung: Badan Satandarisasi Nasional.
Badan Standararisasi Nasional. 2018 . SNI 15 2049:2004 , Semen Portland.
Boggs, 2006. Priciples of sedimentaryand Stratigraphy Fourth Edition. Pearson Prentice Hall, New Jersey.
Chattereje, 2009. Uses Of Industrial Minerals, Rocks, and Freshwater. New York
Dinda, 2019. Kualitas Batugamping Sebagai Bahan Baku Semen , Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta, Yogyakarta.
Duda, 1976 . Cement Data Book, Bauverlag.
Dunham, R. J., 1962. Classification of Carbonate Rock According to Depositional Textures, AAPG Memoir No.1.
Indocement Tunggal Prakarsa PT. 2024. Cirebon, Jawa Barat.
Nurwaskito, A. 2015. Analisis kualitas batugamping sebagai bahan baku utama semen portland pada PT. Semen Tonasa Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Geomine, 2(1).
Mahendra. 2013. “SWOT Analisis sebagai Perencanaan Strategi Pemasaran dalam upaya membangkitkan usaha sepatu di pusat perkulakan sepatu Trowulan Kab.Mojokerto”. Surabaya. FE. UNS. Skripsi.
Panalytical. (2019). Application of X-ray diffraction in materials science. Panalytical.
Smith, J., & Brown, A. (2018). Application of X-ray diffraction in cement analysis. Journal of Materials Science, 53(12), 4567–4579.
Parorak, C., Yuwanto, S. H., Bahar, H., & Abdilbar, A. A. 2019, September. Geologi dan Analisis Kualitas Batugamping Sebagai Bahan Baku Semen Daerah Solokuro dan Sekitarnya, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. In Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) (Vol. 1, No. 1, pp. 222-226).
Pettijohn, F.J., 1972. Sedimentary Rock. Halper and R Brother, New York. Scott. Bureau of Economic Geologi, 2009.
Selley R. C., 2005. Sedimentary Rocks Limestones. Elsevier.
Smallman, R. E. dan Bishop, R. J., 1999. Metalurgi Fisik Modern dan Rekayasa Material, Edisi Keenam, Erlangga, Jakarta.
Tucker, M. E. 1991. Sedimentary Petrology-An Introduction to The Origin of Sedimentary Rocks, 2 nd edition. Blackwell Scientific Publication.
Viklund, A., 2008. Teknik Pemeriksaan Material Menggunakan XRF, XRD, dan SEM-EDS, Jurnal Sains, ITB, Bandung.
Wibowo , 2017. Evaluasi Kinerja Subgrade Limestone Screening, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Banten.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Prosiding ini memberikan akses terbuka langsung ke isinya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Semua artikel yang diterbitkan Open Access akan segera dan secara permanen gratis untuk dibaca dan diunduh semua orang.