- Zonasi Kekuatan Batuan Berdasarkan Pengeboran Geoteknik Dan Uji Laboratorium di Pit Bara 7 PT Baramulti Suksessarana Site Batuah KM 28 Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Zonasi Kekuatan Batuan Berdasarkan Pengeboran Geoteknik Dan Uji Laboratorium di Pit Bara 7 PT Baramulti Suksessarana Site Batuah KM 28 Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Penulis

  • Mardiana Mardiana Teknik Pertambangan, Unversitas Mulawarman, kalimantan Timur
  • Tommy Trides Universitas Mulawarman
  • Henny Magdalena Universitas Mulawarman
  • Revia Oktaviani Universitas Mulawarman
  • Ardhan Ismail Universitas Mulawarman

Kata Kunci:

bearing capacity, geological strength index (GSI), geotechnical, ground pressure, rock quality designation (RQD).

Abstrak

Kegiatan penambangan memerlukan data sifat-sifat dan karakteristik batuan. Pendekatan ini memungkinkan untuk melakukan kegiatan eksplorasi seperti kegiatan pengeboran geoteknik. Pengeboran geoteknik merupakan kegiatan pengambilan conto batuan di dalam lapisan tanah untuk mengetahui sifat-sifat dan karakteristik geologi suatu area. Penelitian ini dapat mengetahui terkait analisis zonasi kekuatan batuan berdasarkan pengeboran geoteknik dan uji laboratorium. Analisi ini mencakup beberapa parameter penting terkait litologi batuan, Rock Quality designation (RQD), Geological Strength Index (GSI), kekuatan batuan, daya dukung (bearing capacity). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif dimana menggunakan proses data-data berupa angka untuk menganalisis dan melakukan penelitian, terutama mengenai penelitian yang sudah dilakukan. Pengeboran geoteknik di lokasi penelitian pit bara 7, adapun batuan penyusun utama pada BH-07 dengan kedalaman 70 m setiap lubang bor didominasi oleh organic soil (fat clay), batulumpur (mudstone), dan batubara (coal), dengan ketebalan lapisan batubara bervariasi. Kualitas massa batuan menggunakan nilai RQD menunjukkan variasi yang signifikan. Excavator yang menggunakan crawler track (rantai) terbukti memiliki ground pressure yang jauh lebih rendah, karena beratnya disebar secara merata pada area kontak yang luas. Sebaliknya, dump truck yang menggunakan roda menghasilkan ground pressure yang tinggi, karena seluruh beban yang berat disalurkan ke tanah melalui area kontak yang kecil pada roda-rodanya.

Kata kunci: daya dukung, geological strength index (GSI), geoteknik, ground pressure, rock quality designation (RQD).

ABSTRACT

Mining activities require data on rock properties and characteristics. This approach enables exploration activities such as geotechnical drilling. Geotechnical drilling is the process of taking rock samples from soil layers to determine the geological properties and characteristics of an area. This study examines rock strength zoning analysis based on geotechnical drilling and laboratory testing. This analysis covers several important parameters related to rock lithology, Rock Quality Designation (RQD), Geological Strength Index (GSI), rock strength, and bearing capacity. The method used in this study is a descriptive quantitative method, which uses numerical data to analyze and conduct research, especially regarding research that has already been conducted. Geotechnical drilling was conducted at the coal pit 7 research site. The main rock types at BH-07, with a depth of 70 m per borehole, were dominated by organic soil (fat clay), mudstone, and coal, with varying thicknesses of coal layers. The rock mass quality using the RQD value shows significant variation. Excavators that use crawler tracks (chains) have been proven to have much lower ground pressure, because their weight is spread evenly over a wide contact area. In contrast, dump trucks that use wheels generate high ground pressure, because their entire heavy load is transferred to the ground through a small contact area on their wheels.

Keyword : bearing capacity, geological strength index (GSI), geotechnical, ground pressure, rock quality designation (RQD).

Referensi

Arif, I. (2016). Geoteknik Tambang. In PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. ISBN: 978-602-03-2735-8.

Ariyanto, K. D., Rabin, S., Saleky, D. B., Titirloloby, A., & Cahyono, Y. D. G. (2020). Analisis pengaruh porositas terhadap uji kuat tekan unikasial pada batu gamping. PROSIDING, Seminar Teknologi Kebumian Dan Kelautan (SEMITAN II) (Vol. 2, No. 1, 467–471).

Bieniawski, Z., T. (1989). Bieniawski Engineering Rock Mass Classifications. Published simultaneously in Canada.

Dinoy, E., Tampaty, Y. G., Mabuat, I. S., Sutiray, J. A. D., & Cahyono, Y. D. G. (2020). Analisis Rekahan Batuan pada Uji Kuat Tekan Uniaksial. PROSIDING, Seminar Teknologi Kebumian Dan Kelautan (SEMITAN II) (Vol. 2, No.1, 411–415).

Dwi, A. N. (2024). Analisis Pengaruh Fluktuasi Muka Air Tanah Terhadap Stabilitas Lereng pada Rencana Penambangan Batubara di PT Bima Shabartum Gemilang Site Pt Battoman Coal, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Universitas Sriwijaya. Palembang, Sumatera Selatan.

Hardiyatmo, H. C. (2003). Mekanika Tanah II Edisi-3. Gadjah Mada University Press.

Naim, Priadi, E., & Aprianto. (2019). Pontianak Berdasarkan Data Konsistensi Dan Sifat-Sifat Tanah Dengan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Teknik Sipil, 24(1)(21), 16.

Pamuji, A. F. A., Sophian, R. I., & Muslim, D. (2018). Pengaruh Geological Strength Index ( GSI ) Terhadap Nilai Faktor Keamanan Melalui Simulasi Kestabilan Lereng Tambang, Kecamatan Batu Kajang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Padjadjaran Geoscience Journal, 2(6), 487–497.

Rai, M. A., Kramadibrata, S., & Wattimena, R. K. (2013). Mekanika batuan. In Institut Teknologi Bandung. Bandung Jawa Barat. ISBN: 978-602-9056-62-4.

Rumbiak, V., Silva, A. I. N. D. E., Da Costa, J. O. A., & Cahyono, Y. D. G. (2020). Pengaruh Uji Kuat Geser Terhadap Batu Andesit. PROSIDING, Seminar Teknologi Kebumian Dan Kelautan (SEMITAN II) (Vol. 2, No(1), 605–609).

Santosa , B., Suprapto, H., & HS, Suryadi., 1998. Dasar Mekanika Tanah. Penerbit Gunadarma. Universitas Hasanuddin

Santoso, H., & Situmorang, R. M. (2024). Penyelidikan Stabilitas Rencana Pit Tambang dengan Analisis Kemantapan Lereng Majemuk di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu. Bulletin of Science Contribution: GEOLOGY, Vol. 22, N, 51–64.

Siswanto, & Anggraini, D. (2018). Perbandingan Klasifikasi Massa Batuan Kuantitatif (Q, RMR dan RMi). Jurnal Geosains Dan Teknologi, 1(2), 67–73.

Supandi. (2022). Mekanika Batuan. In CV. Mega Press Nusantara. Jatinagor, Kab. Sumedang, Jawa Barat. ISBN: 978-623-8221-94-3.

Wyllie, D. C., & Mah, C. W. (2005). Rock Slope Engineering: Civil and Mining 4th Edition. In in the Taylor & Francis e-Library. ISBN: 9781315274980.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Mardiana, M., Tommy Trides, Henny Magdalena, Revia Oktaviani dan Ardhan Ismail (2025) “- Zonasi Kekuatan Batuan Berdasarkan Pengeboran Geoteknik Dan Uji Laboratorium di Pit Bara 7 PT Baramulti Suksessarana Site Batuah KM 28 Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur: Zonasi Kekuatan Batuan Berdasarkan Pengeboran Geoteknik Dan Uji Laboratorium di Pit Bara 7 PT Baramulti Suksessarana Site Batuah KM 28 Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur”, Retii, hlm. 284–291. Tersedia pada: https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/6365 (Diakses: 17Juni2026).