Distribusi Spasial Cafe di Kota Yogyakarta Berbasis Hubungan Spasial

Penulis

  • Tegar Dwi Purwanto Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Candra Ragil PWK ITNY
  • Hatta Efendi PWK ITNY

Abstrak

Pertumbuhan cafe di Indonesia mengalami peningkatan signifikan seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat urban, khususnya generasi muda yang menjadikan cafe sebagai ruang sosial dan tempat kerja. Kota Yogyakarta, sebagai kota pendidikan dan pariwisata, mencerminkan fenomena tersebut melalui kemunculan cafe di berbagai kawasan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi spasial cafe di Kota Yogyakarta berbasis hubungan spasial, dengan fokus pada pola persebaran keruangan dan pengaruh sarana prasarana terhadap pertumbuhan cafe. Metode penelitian menggunakan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG),seperti Web Scrapping,  Average Nearest Neighbor (ANN) dan Network Analysis – Service Area. Hasil analisis menunjukkan bahwa persebaran cafe cenderung mengelompok dengan indeks ANN sebesar 0,134. Fasilitas hunian sewa merupakan faktor dominan, di mana 70,61% cafe berada dalam radius layanan fasilitas tersebut. Temuan ini memperlihatkan bahwa aspek spasial berperan krusial dalam keberhasilan lokasi usaha cafe, dan sebaran tidak hanya terkonsentrasi di Kemantren Jetis dan Gondokusuman, tetapi juga menyebar ke wilayah lain dengan karakteristik kota yang beragam.

Kata kunci: Cafe, distribusi spasial, hubungan spasial, Sistem Informasi Geografis, Web Scrapping, Average Nearest Neighbor, Network Analysis – Service Area

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-09-10

Terbitan

Bagian

Articles