Dinamika Sub-Urbanisasi Di Kawasan Perkotaan Yogyakarta (Studi Kasus Kapanewon Kasihan dan Gamping)
Abstrak
Yogyakarta, sebagai salah satu pusat pendidikan dan budaya di Indonesia, telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, yang dimana menyebabkan kepadatan penduduk perkotaan berakibat pada meningkatnya kebutuhan ruang bagi penduduk. Hal ini yang mempengaruhi perluasan aktivitas perkotaan menuju ke daerah pinggiran kota yang kemudian kawasan-kawasan ini mengalami proses suburbanisasi. Penelitian ini dilakukan di kecamatan pada kabupaten berbeda yang berada dekat dengan pusat kota Yogyakarta, yaitu Kapanewon Kasihan di Kabupaten Bantul dan Kapanewon Gamping di Kabupaten Sleman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dinamika suburbanisasi terhadap perubahan yang terjadi di Kapanewon Kasihan dan Gamping akibat meluasnya aktivitas Perkotaan Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah kulaitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan spatiotemporal. Data yang digunakan mencakup periode 15 tahun terakhir untuk mengidentifikasi bagaimana tren serta dinamika suburbanisasi secara spesifik pada tiap tahunnya dengan melihat perubahan yang terjadi pada aspek fisik, sosial dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika yang terjadi tidak hanya berupa suburbanisasi yang ditandai oleh alih fungsi lahan dan peningkatan kepadatan penduduk, tetapi juga mengungkapkan fenomena menarik berupa keterhubungan spasial yang semakin kuat dan integrasi sosial-ekonomi dengan pusat Kota Yogyakarta, yang mendorong terbentuknya kawasan perkotaan yang lebih menyatu.
Kata Kunci: Suburbanisasi, perkotaan, sistem interaksi, sosial-ekonomi, Yogyakarta.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:
• Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)
