Komparasi Implementasi Konsep Smart City di Kota dan Kabupaten (Studi Kasus: Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo)
Abstrak
Secara hirarkis, Kota dan Kabupaten berada pada tingkat yang sama dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Namun demikian, pada praktiknya sering dijumpai perbedaan antara Kota dan Kabupaten, khususnya pada karakteristik wilayahnya. Perbedaan karakteristik tersebut bisa saja menimbulkan pendekatan yang berbeda terhadap suatu kebijakan yang diimplementasikaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara perbedaan karakteristik Kota dan Kabupaten dengan implementasi kebijakan smart city. Studi kasus menjadi metode yang dipergunakan dalam penelitian ini. Sedangkan sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini antara lain dokumen perencanaan, wawancara dengan stakeholder, dan pengamatan langsung di lapangan. Ketiga sumber data tersebut dianalisis dengan metode triangulasi sebagai upaya validasi atas temuan dan hasil analisis yang dilakukan. Inti penelitian ini adalah mengomparasikan implementasi konsep smart city di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo berdasarkan enam dimensi smart city yang dikemukakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Temuan yang didapat dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat keterkaitan antara implementasi konsep smart city dengan isu-isu yang ada di dalam wilayah Kota dan Kabupaten. Penerapan konsep smart city di Kota, dalam kasus Kota Surakarta, banyak dipengaruhi oleh isu-isu kawasan perkotaan. Isu-isu tersebut seperti kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, minimnya sumber daya alam, hingga tingginya intensitas transportasi. Berbeda halnya dengan Kabupaten, dalam kasus Kabupaten Sukoharjo banyak dipengaruhi oleh isu-isu kawasan perdesaan dan peri urban. Isu-isu yang mempengaruhi implementasi smart city di Kabupaten Sukoharjo tersebut meliputi wilayah yang luas, sumber daya alam yang melimpah, kepadatan penduduk rendah, intensitas transportasi rendah, pemberdayaan masyarakat desa, hingga kesenjangan sarana dan prasarana serta isu limbah industri.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Lestyanto Cahyadani, Achmad Djunaedi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
