IDENTIFIKASI PERSEBARAN URBAN HEAT ISLAND DI KECAMATAN KEDATON, KOTA BANDAR LAMPUNG
Abstrak
Fenomena Urban Heat Island didefinisikan sebagai bentuk perubahan iklim lokal. Dalam pembentukan fenomena Urban Heat Island, perubahan penggunaan lahan merupakan salah satu faktor pembentuk. Padatnya pembangunan yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Kedaton. Kecamatan Kedaton termasuk dalam kawasan pusat kegiatan, sehingga terjadi perubahan penggunaan lahan pada tahun 2017 hingga 2022 secara signifikan yang dapat menyebabkan peningkatan suhu perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran Urban Heat Island di Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Variabel yang digunakan adalah suhu permukaan, dan Urban Heat Island. Metode analisis yang digunakan adalah LST dan analisis Urban Heat Island. Hasil analisis menunjukkan bahwa persebaran Urban Heat Island mengalami peningkatan. Peningkatan distribusi Urban Heat Island mencapai kelas UHI III. Dimana kelas UHI tertinggi pada tahun 2017 yaitu UHI I dan pada tahun 2022 mengalami peningkatan hingga kelas UHI III. Kenaikan suhu permukaan telah memberikan dampak terhadap persebaran Urban Heat Island di Kecamatan Kedaton.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mia Ermawati, Nana Putri Yanto, Dhea Olvy Aulia Putri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
