Pengembangan Kawasan Waterfront City Berbasis Potensi Sosial-Ekonomi dan Lingkungan di Kabupaten Maluku Tenggara
Abstract
Pesisir merupakan ruang strategis yang memiliki fungsi ekologis, sosial, ekonomi, dan budaya, namun kerap menghadapi tekanan akibat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Kota Langgur di Kabupaten Maluku Tenggara merupakan salah satu kawasan pesisir yang mengalami permasalahan tata ruang, permukiman kumuh, serta keterbatasan infrastruktur dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sosial-ekonomi dan lingkungan, tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan berbasis konsep Waterfront City (WFC). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan analisis SWOT. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan, sementara data sekunder dikumpulkan dari publikasi resmi, dokumen perencanaan, serta data statistik daerah. Analisis dilakukan untuk menilai kondisi eksisting kawasan, potensi sumber daya, serta peluang dan ancaman dalam pengembangan WFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan pesisir Kota Langgur memiliki potensi besar di sektor perikanan, perkebunan, dan pariwisata berbasis budaya lokal. Namun, kawasan ini juga menghadapi berbagai kelemahan, antara lain tingginya ketergantungan ekonomi pada sektor primer, keberadaan kawasan kumuh, serta keterbatasan akses infrastruktur dasar. Melalui analisis SWOT, strategi pengembangan WFC dirumuskan dalam empat pilar utama, yaitu revitalisasi lingkungan pesisir, diversifikasi ekonomi, peningkatan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan WFC di Kabupaten Maluku Tenggara berpotensi menjadi instrumen transformasi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas tata ruang dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pieter Thomas Berhitu, Aryanto Boreel, Adnan Botandri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
