Squeezing Pada Massa Batuan Sekitar Terowongan di Daerah Tambang Cikoneng, Banten

Penulis

  • Bayurohman Pangacella Putra Sekolah Tinggi Teknologi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.33579/krvtk.v1i2.241

Abstrak

Kegiatan Pertambangan bawah tanah akan selalu dihadapkan pada masalah deformasi dan ketidakstabilan massa batuan di sekitar lubang bawah tanah. Sebuah deformasi besar dilaporkan terjadi pada terowongan decline Cikoneng PT. Cibaliung Sumberdaya (PT. CSD). Sebelum peristiwa ini terjadi, masalah yang sama pernah terjadi pada terowongan tersebut. Dinding terowongan yang rusak karena peristiwa sebelumnya itu telah diperbarui ke dalam bentuk awalnya. Hal ini menandakan bahwa zona batua sudah mengalami deformasi yang sangat besar, termasuk mengalami squeezing, dan sistem penyangaan yang sama tidak bisa menahan beban yang sudah meningkat. Oleh karena itu, pemantauan deformasi terowongan harus terus dilakukan. Prediksi potensi squeezing massa batuan dapat ditentukan pada daerah dimana titik-titik pemantauan menggunakan convergencmeter dipasang. Dengan memanfaatkan deformasi massa batuan dan karakteristik penyangga yang dipasang, didapatkan bahwa dinding, atap, dan area di antaranya mengalami squeezing pada titik-titik pemantauan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2017-05-23

Cara Mengutip

[1]
B. P. Putra, “Squeezing Pada Massa Batuan Sekitar Terowongan di Daerah Tambang Cikoneng, Banten”, Journal Technology of Civil, Electrical, Mechanical, Geology, Mining, and Urban Design, vol. 1, no. 2, hlm. 61–66, Mei 2017.

Terbitan

Bagian

Articles