TINGKAT BAHAYA EROSI LAHAN REKLAMASI TAMBANG BATUBARA KECAMATAN TEBO ILIR KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI

Penulis

  • Hardian Wijaya Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • T. Listyani R.A Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Rr. Amara Nugrahini

DOI:

https://doi.org/10.33579/krvtk.v10i2.5591

Kata Kunci:

Tambang batubara, lahan reklamasi, erosi, metode USLE

Abstrak

Pada umumnya kegiatan pertambangan batubara di Indonesia menggunakan metode penambangan secara terbuka, dimana dapat menimbulkan beberapa dampak negatif terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh berubahnya kondisi suatu lingkungan. Pembukaan lahan mengakibatkan tingginya laju erosi dan penurunan kualitas tanah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik kimia tanah, tingkat laju erosi pada lahan reklamasi tambang dengan pada periode reklamasi yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, studi pustaka, pengambilan sampel tanah di lapangan, analisis laju erosi metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dan untuk mengetahui kualitas tanah secara fisik dan kimia melalui uji laboratorium. Nilai laju erosi pada lahan reklamasi A 21,39 ton/ha/tahun masuk kelas erosi II kategori ringan. Lahan reklamasi B 169,86 ton/ha/tahun dengan kelas erosi III kategori sedang. Besarnya nilai laju erosi sangat dipengaruhi oleh faktor kemiringan lereng dan faktor vegetasi yang bisa memperbaiki struktur tanah menjadi lebih stabil.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bp Stastistical Review of World Energy. Eds. 2023. 72th Reviewing World Energy Data for 70 Years, Whitehouse Associates, London

www.apbi-icma.org, “Hasil Produksi Batubara Di Jambi Tahun 2019 Mencapai 10,2 Juta Ton” 17 Januari 2020. http://www.apbi-icma.org/news/2183/.

A. Rachman, I. Sutono, dan I. W. Suastika, “Indikator Kualitas Tanah pada Lahan Bekas Penambangan,” Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 11, no. 1, pp.1-10, 2017.

N. Apriani, U. Arsyad, dan B. Mapangaja, “Prediksi Erosi Berdasarkan Metode Universal Soil Loss Equation (Usle) untuk Arahan Penggunaan Lahan Di Daerah Aliran Sungai Lawo,” Jurnal Hutan Dan Masyarakat, vol. 13, no. 1, pp. 49–63, 2021.

D. J. Rianto, E. Nursanto, dan K. Kresno, “Analisis Potensi Lahan Bekas Tambang dalam Memberikan Manfaat terhadap Peruntukan Lahan Perkebunan Di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi,” Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (Semitan), vol. 1, no. 1, pp. 61-68, 2019.

Republik Indonesia, 2014. Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Manusia No. 07 Tahun 2014 mengenai Reklamasi Tambang. Sekretariat Negara, Jakarta.

D. J. Rianto dan A. Marwadi, “Hubungan Erodibilitas Tanah terhadap Erosi pada Lahan Bekas Penambangan Batubara: Relationship of Soil Erodibility to Erosion in Ex-Coal Mining Land,” Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, vol. 9, no. 2, pp. 379-390, 2023.

A. Aprisal dan J. Junaidi, “Prediksi Erosi dan Sedimentasi pada Berbagai Penggunaan Lahan di Sub DAS Danau Limau Manis Pada DAS Kuranji Kota Padang,” Jurnal Solum, vol. 7, no. 1, pp. 61–67.

S. Hardjowigeno dan Widiatmaka, “Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press, 2007.

B. Siregar, “Analisa Kadar C-Organik dan Perbandingan C/N Tanah di Lahan Tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan,” Warta Dharmawangsa, vol. 53, 2017.

C. Asdak, “Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Cetakan kedua, Yogyakarta: Penerbit UGM Press, 2002.

H. P. Oktari, “Sifat Kimia Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan di UB Forest,” Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya: Malang, 2018.

O. Patiung, N. Sinukaban, S. D. Tarigan, and D. Darusman, “Pengaruh Umur Reklamasi Lahan Bekas Tambang Batubara terhadap Fungsi Hidrologis,” Jurnal Hidrolitan, 2011.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-28

Cara Mengutip

[1]
Hardian Wijaya, T. Listyani R.A, dan Rr. Amara Nugrahini, “TINGKAT BAHAYA EROSI LAHAN REKLAMASI TAMBANG BATUBARA KECAMATAN TEBO ILIR KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI”, Journal Technology of Civil, Electrical, Mechanical, Geology, Mining, and Urban Design, vol. 10, no. 2, Nov 2025.