IDENTIFIKASI LAPISAN BATU BARA DAN ESTIMASI SUMBERDAYA BATU BARA MENGGUNAKAN DATA GEOLISTRIK 2D DI LAPANGAN DS

Studi Kasus : Lapangan DS

Penulis

  • Sonia Diva Yanti Simbolon Institut Teknologi Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.33579/krvtk.v10i2.6251

Kata Kunci:

Ordinary Kriging

Abstrak

Lapangan DS adalah wilayah yang memiliki potensi batu bara namun masih belum sepenuhnya dieksplorasi dan dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan batu bara berdasarkan data geolistrik resistivitas 2D serta menghitung estimasi sumberdaya batu bara di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas 2D konfigurasi Wenner-Schlumberger sebanyak 9 lintasan dengan panjang lintasan 235 meter dan jarak antar elektroda 5 meter, serta estimasi sumberdaya menggunakan pendekatan geostatistika metode ordinary kriging. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan batu bara jenis lignit dengan rentang resistivitas 90–150 Ωm. Estimasi sumberdaya batu bara menghasilkan total tonase sebesar 1.873.156,219 ton, terdiri atas 473.488,130 ton kategori terukur, 942.873,465 ton kategori tertunjuk, dan 45.794,625 ton kategori tereka. Nilai geological losses sebesar 0,12% atau 228.495,074 ton, sehingga tonase akhir adalah 1.644.661,146 ton.

Kata kunci: Batu bara, Estimasi sumber daya, Geolistrik resistivitas 2D, Ordinary kriging, Wenner-Schlumberger.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

L. Thomas, Coal Geology, 2nd ed, Willey-Blackwell, 2012.

P. B. M. &. H. I. Kearey, An Introduction to Geophysical Exploration (3n.d), Blackwell Scientific Publications., 2002.

Sujiman and Nuryanto, “Kajian Penentuan Batasan Penambangan Berdasarkan Cadangan Pertambangan In Situ dengan Menggunakan Metode Blok Model pada CV. Prima Mandiri Provinsi Kalimantan Timur,” JPG (Jurnal Geologi Pertambangan), vol. 2, no. 29, 2016.

P. S. A. Ningsih, Sutrisno, T. Zera, and E. Wijaksono, “Identification of Characteristics and Distribution of Subsurface Coal Using the 2D Geoelectric Method in Tanjung Palas Timur District, North Kalimantan,” Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics, vol. 5 , pp. 33-45, 2022.

M. D. Ramadhan, I. Marwanza, C. Nas, M. A. A. Dahani, and R. Kurniawati, “Drill Holes Spacing Analysis for Estimation and Classification of Coal Resources Based on Variogram and Kriging,” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, pp. doi:10.1088/1755-1315/819/1/012026, 2021.

J. M. Reynolds, An Introduction to Applied and Environmental Geophysics (2nd ed.), Wiley-Blackwell, 20111.

E. H. &. S. R. M. Isaaks, An Introduction to Applied Geostatistics, Oxford University Press, 1989.

S. Hidayat, Amiruddin and D. Satrianas, "Geologi Lembar Tarakan dan Sebatik, Kalimantan," 1995.

W. G. L. &. S. R. Telford., Applied Geophysics. 2nd edition, 1990.

M. Armstrong, Basic Steps in Geostatistics: The Variogram and Kriging, Springer Science & Business Media, 1998.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-28

Cara Mengutip

[1]
S. D. . Y. Simbolon, “IDENTIFIKASI LAPISAN BATU BARA DAN ESTIMASI SUMBERDAYA BATU BARA MENGGUNAKAN DATA GEOLISTRIK 2D DI LAPANGAN DS: Studi Kasus : Lapangan DS”, Journal Technology of Civil, Electrical, Mechanical, Geology, Mining, and Urban Design, vol. 10, no. 2, Nov 2025.